DPRD Bitung
Berlangsung Alot, Pansus DPRD Bitung Soroti Anggaran Rp 5 Miliar di Sekretariat Daerah
Rapat Pansus DPRD Kota Bitung terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Bitung tahun anggaran 2025.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Rapat Pansus DPRD Kota Bitung terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Bitung tahun anggaran 2025.
- Dalam pelaksanaan rapat tersebut, Pansus menyoroti nilai Rp 5 miliar dari anggaran di Sekretariat Kota Bitung tak terpakai di tahun 2025.
- Berkali-kali Sekda Bitung Rudy Theno, melempar ke jajarannya untuk memberikan penjelasan dan jawaban terkait itu.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Bitung - Rapat Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kota Bitung tahun anggaran 2025 berlangsung hingga larut malam dan alot.
Rapat bersama Sekretariat Daerah (Setda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bitung itu berlangsung pada Senin-Selasa (4-5/5/2026).
Menghadirkan Sekda Bitung Rudy Theno, jalannya rapat tentang anggaran di Setda Kota Bitung selang tahun 2025, realisasinya hingga programnya berlangsung alot.
Jalannya rapat, Ketua Pansus Rafika Papente menyerahkan palu pimpinan sidang kepada Wakil Ketua Pansus Ramlan Ifran.
Dalam pelaksanaan rapat tersebut, Pansus menyoroti nilai Rp 5 miliar dari anggaran di Sekretariat Kota Bitung tak terpakai di tahun 2025.
Berkali-kali Sekda Bitung Rudy Theno, melempar ke jajarannya untuk memberikan penjelasan dan jawaban terkait itu.
Dalam Rapat Pansus tercatat ada dua orang yang diminta oleh Sekda Bitung Rudy Theno, untuk menjawab apa yang di tanyakan oleh Pansus.
"Gambaran tentang anggaran di Setda Rp 70 miliar, realiasi Rp 65 miliar atau 93 persen. Ada Rp 5 miliar lebih tidak digunakan dari perhitungan kami, kenapa?," tanya Ramlan Ifran Wakil Ketua Pansus DPRD Bitung LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025, Senin (4/5) malam.
Sekda Bitung Rudy Theno dalam klarifikasinya bilang, tentang pengelolaan keuangan yang di kelola di setda kota Bitung non bagian (tidak termasuk 12 bagian disetda Kota Bitung).
"Ada Rp 62 miliar kalau keseluruhan dengan 12 bagian, yang kami jelaskan tadi yang hanya di setda," kata Sekda Bitung Rudy Theno.
Terkait kenapa anggaran Rp 5 miliar lebih tidak terealisasi, karena ada korelasi dan hubungan dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Kota Bitung.
Sekda Bitung Rudy Theno meminta Kepala BKAD Frangky Sondakh untuk menjelaskan secara detail kegiatan program dan program kegiatan.
Menurut Kepala BKAD Frangky Sondakh, anggaran tersebut terdiri dari belanja operasional Rp 4 miliar sekian.
Penjelasan dari Kepala BKAD terkait apa yang di pertanyakan Pansus, masih belum kena sasaran.
Sehingga anggota Pansus Syam Panai meminta Sekda Bitung, yang harus melakukan penjelasan karena anggaran tersebut di Setda.
"Angka ini yang pakai sekda, yang jawab harus sekda, jelaskan kenapa tidak terlaksana biaya operasional," kata anggota Pansus DPRD Bitung Syam Panai.
Wakil Ketua Pansus Ramlan Ifran kembali menekankan kenapa tidak terealisasi bukan, perhitungan hitung menghitung jawaban dari BKAD.
"Jika jawabannya seperti itu kami kurang puas, yang perlu jawabannya kenapa tidak terpakai bukan angka per angka karena kebijakan ini ada di Sekda," jelas Ramlan Ifran.
Sekda Bitung Rudy Theno kemudian memberikan kesempatan kepada Kasubag Keuangan pada Bagian Perencanaan Setda Kota Bitung Fitri Sidampoy, untuk memberikan penjelasan terkait Rp 5 miliar.
Dalam keterangannya Fitri bilang, untuk belanja barang dan jasa selisih tak terelasis Rp 1,4 miliar ada sisa belanja jasa tenaga administrasi di bulan Desember 2025.
Untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3) paruh waktu sebanyak 914 orang.
"Di bayar oleh Setda untuk anggaran 1 bulan anggaran Rp 2,4 Miliar dan realisasi Rp 1,4 miliar. Dalam prosesnya kami menunggu dari BKPSDM terkait berapa jumlah P3K Paruh waktu yang di terima. Sehingga dalam realisasi sesuai jumlah pegawai P3K paruh waktu," jelas Fitri.
Dan itulah jawaban yang diperlukan oleh Pansus DPRD yang nantinya akan didalami.
(TribunManado.co.id/Crz)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Kepala Puskesmas Danowudu Sampaikan Keluhan Warga kepada DPRD Bitung |
|
|---|
| Ikut Retret di Lembah Tidar Akmil Magelang, Ketua DPRD Bitung Vivi Ganap Masuk Ploton 2 |
|
|---|
| Daftar Nama 5 Oknum Anggota DPRD Bitung Periode 2019-2024 yang Ditahan Kejari, Ini Kasusnya |
|
|---|
| 5 Anggota DPRD Bitung 2019-2024 dan Dua Pegawai Ditahan Kejari, Ini Kasusnya |
|
|---|
| Sekretaris DPRD Bitung Ngaku Pernah Diperiksa Terkait Dugaan Kasus Korupsi, Ini Penjelasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pelaksanaan-rapat-Panitia-Khusus-Pansus-Dewan-Perwakilan-Rakyat-Daerah-DPRD-Kota-Bitung.jpg)