Sajam di Bitung
Identitas 2 Pelajar di Bitung Ditangkap Polisi Lantaran Bawa Panah Wayer, Dapat Pembinaan
Patroli yang dilakukan Tim Tarsius Polres Bitung Jumat (1/5/2026) malam berhasil menangkap dua remaja dengan senjata tajam.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Patroli yang dilakukan Tim Tarsius Polres Bitung Jumat (1/5/2026) malam berhasil menangkap dua remaja dengan senjata tajam.
2. Ditangkap di Perum Polres Kelurahan Girian Weru 2 Kecamatan Girian, Bitung, Sulawesi Utara.3. kedua remaja itu diduga ada kaitan dengan situasi rawan di Kampung Loyang Kelurahan Girian Atas beberapa hari lalu.
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Masalah senjata tajam masih marak di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Meski selalu dilakukan patroli, namun masih saja ada ditemukan orang yang membawa senjata tajam berupa pisau dan panah wayer.
Kebanyakan dibawa oleh anak muda atau remaja.
Baca juga: Dua Remaja di Bitung Ditangkap Tim Tarsius, Polisi Temukan Sajam Dalam Tas
Patroli yang dilakukan Tim Tarsius Polres Bitung Jumat (1/5/2026) malam berhasil menangkap dua remaja dengan senjata tajam.
Senjata tajam yang dibawa berupa panah wayer.
Dua remaja tersebut masih berstatus remaja.
Mereka berinisial D (16) dan N (17).
Ditangkap di Perum Polres Kelurahan Girian Weru 2 Kecamatan Girian, Bitung, Sulawesi Utara.
Tim Tarsius Polres Bitung dipimpin oleh Aipda Angky Koagow.
Karena berada persis di belakang Kantor Polres Bitung, jalan Beringin Kelurahan Girian Weru 2 Kecamatan Girian Kota Bitung.
"Tim Tarsius kemudian melakukan pemeriksaan mendapai di dalam tas warna hitam ada busur dan pelontar panah wayer," kata Kasatreskrim Polres Bitung AKP Agmad Anugrah melalui Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai, saat di konfirmasi jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, Sabtu (2/5/2206).
Lanjutnya, kedua remaja itu diduga ada kaitan dengan situasi rawan di Kampung Loyang Kelurahan Girian Atas beberapa hari lalu.
Pada saat itu Tim Tarsius Polres Bitung berhasil menindaklanjuti laporan masyarakat terkait potensi tawuran antar kampung.
Langkah cepat itu dilakukan pihak kepolisian, sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.
Dan penyelamatan generasi muda dari tidakkan berbahaya.
"Penegakan hukum tetap kami jalankan, namun pendekatan pembinaan menjadi bagian penting karena masih pelajar," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Polres-Bitung-sdfbtdyjh.jpg)