Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Bitung, menggelar rapat penerapan Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Laut nomor SE 25 tahun 2021, tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri.
Dengan transportasi laut pada masa pandemi Covid 19, di ruang rapat lantai 2 kantor KSOP Bitung, Selasa (27/4/2021).
Menurut Stanislaus Wembley Wetik kepala KSOP kelas II Bitung, selain surat edaran itu juga dibahas turunannya Surat Edaran Penanganan Covid 19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik, mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.
"Dalam rapat itu, kami ingatkan kembali kepada para operator kapal, untuk tidak jual tiket di tanggal 6 - 17 Mei 2021.
Untuk saat ini penjualan tiket oleh PT Pelni masih berjalan normal namun ada pengetatan yang dilakukan petugas terkait saat embarkasi dan debarkasi penumpang di pelabuhan Samudera Bitung, diterapkan protokol kesehatan seperti surat jalan terutama rapid tes antigen," tutur Stanislaus Wembley Wetik.
Baca juga: Gadis Cantik Gabby Sekeon Teladani Pola Hidup Bersih Pimpinan Daerah
Baca juga: Dewan Pengurus Cabang Masata Kotamobagu Resmi Dilantik
Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Besok Rabu 28 April 2021, Virgo Proyek Mendukung, Sagitarius Masih Berjuang
Lanjut Stanislaus Wembley Wetik, terkait penjualan tiket pada saat tanggal larangan mudik 6 - 17 Mei 202.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan PT Pelni dan diperoleh informasi PT Pelni Bitung tidak menjual tiket secara bertahap mulai tanggal 22 April 2021.
Pihaknya dan instansi terkait lainnya, akan terus melakukan pengendalian transportasi lau selama masa idul fitri 1442 Hijriah dengan memastikan tidak ada mudik selama tanggal 6 - 17 Mei 2021.
Bersama tim gabungan, akan mendirikan posko larangan mudik,akan melakukan sosialisasi lewat pemasangan spanduk berisi pesan-pesan larangan mudik dan penerapan prokes disekitar posko.
Baca juga: Ini Cermin Kota Bitung, Banyak Pelanggar di Kawasan Tertib Lalu Lintas
Baca juga: Pakai Baju Adat Tonsea, Joune Ganda Terima Penghargaan Eliminasi Malaria Dari Menteri Kesehatan
Baca juga: Fadli Zon: Saya Tidak Percaya Tuduhan Teroris Kepada Munarman
"Rencananya posko itu di samping terminal penumpang pelabuhan semudera Bitung, sebelum tanggal 6 Mei 2021," tambahnya.
Sejumlah masukkan, tanggapan dan saran disampaikan oleh peserta rapat dari Forkopimda, pemkot Bitung, satgas Covid 19 hingga operator kapal.
Seperti yang disampaikan M Best Dongoran GM PT Pelni Cabang Bitung, untuk saat ini dalam hal penjualan tiket menerapkan persyaratan seperti yang sudah ditentukan diantaranya surat keterangan rapid atau swab test.
"Jika satu di antara syarat yang ditentukan tidak dipenuhi penumpang kapal Pelni, bukan hanya ketika angkutan lebaran, melainkan selama pandemi Covid 19.
Setiap penumpang yang akan naik ke kapal dipastikan harus sudah dirapid test," kata M Best Dongaran GM PT Pelni Cabang Bitung.
Baca juga: UMKM Unggulan Sulut Dikelompokkan 2.342 Jenis, Sekprov Sulut: Jadikan Kekuatan Ekonomi
Baca juga: Air Mata Istri Navy Denny Richi Jatuh Saat Tau Suami Gugur, Harap Ditemukan,Meski Cuma Jasad
Baca juga: Wanita Cantik Asal Bolmut Karmila Tabuan Ajak Umat Muslim Perbanyak Hal Positif di Bulan Ramadan
Dalam rapat itu terungkap, indikasi ada warga yang memanfaatkan angkutan Ferry untuk melakukan mudik.
Dengan modus, berpura-pura sebagai kernet mobil truk yang biasanya angkut barang campuran yang akan di bawah ke luar daerah melalui pelabuhan PT ASDP Ferry Persero cabang Bitung.
Akan dilakukan kroscek oleh petugas di lapangan.
"Jadi kalau ada celah seperti ini, akan dilihat kalau kernetnya sudah lebih dari satu orang patutu dicurigai dan dicek. Jangan-jangan itu warga yang pura-pura jadi kernet tapi tujuannya mau mudik," tambah Stanislaus Wembley Wetik Kepala KSOP Kelas II Bitung saat memimpin rapat.
Sementara itu dari pihak Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Kukuh Prabowo SIK MH, yang diwakili oleh AKBP Al Abdi Irianto selaku Kasubdit Bin Ops Polairud Polda Sulut menyampaikan terkait dengan program 100 hari Kapolri.
Baca juga: Ingat Napi Bule Cantik Asal Afrika Selatan? Kini Fasih Bahasa Manado, Tahu Cara Membuat Membatik
Baca juga: Polisi Sebut Kebakaran di Bitung Diduga Hubungan Arus Pendek
Baca juga: Pengakuan Munarman Tak Terlibat Baiat ISIS, Debat Panas dengan Najwa: Saya Hanya Diundang
Langkah-langkah yang telah dilakukan, disemua pelabuhan di Sulut tepasang baliho larangan mudik.
"Kami berharap dalam rangka pengendalian transportasi laut, seperti pembuatan posko. Lalu ada operasi ketupat dalam rangka idul fitri dan operasi pencegahan dan pengendalian covid 19," kata AKBP Al Abdi Irianto selaku Kasubdit Bin Ops Polairud Polda Sulut dalam pelaksanaan rapat.
Pihaknya juga melihat kapal tertentu bukan kapal penumpang, seperti kapal ikan yang melayani rute ke daerah Maluku Utara bisa menjadi celah terjadi kelalaian dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sehingga jangan hanya fokus pada kapal penumpang, saja melainkan fokus juga ke kapal-kapal lainnya.(crz)
Baca juga: Gadis Cantik Babak Belur Jadi Korban Begal Motor, Ditendang dan Dipukuli Saat Memeluk Motornya
Baca juga: Malas Ngantor, Dokter di Pinolosian Kena Sanksi Penurunan Pangkat dari BKPSDM Bolsel
Baca juga: Bagaimana Zakat dari Gaji dan Hukum Memberi Zakat kepada Janda? Simak Penjelasan Quraish Shihab
YOUTUBE TRIBUN MANADO: