Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Yesaya 1:10-20, Benci Tapi Rindu

Lalu, apakah dengan begitu lantas Allah yg dikenal maha baik itu membuat kita bisa berlaku sewenang-wenang atau seenaknya saja?

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Meta AI
ALKITAB: Ilustrasi Alkitab. 

Kenapa begitu? karena Allah sangat mengasihi umat ciptaanNya.

Sebuah lirik lagu Nostalgia yang syairnya mengatakan “benci tapi rindu”, menggambarkan dua suasana hati yang berbeda tetapi bersamaan muncul, dia benci tapi rindu, sekaligus juga dia rindu tapi benci.

Kurang lebih begitu jugalah yg dirasakan Tuhan, Dia sangat merindukan umatNya, tapi benci terhadap kelakuan umatNya yang jahat. Tuhan benci/murka atas perbuatan mereka.

Meskipun secara kasat mata mereka rajin beribadah dan membawa persembahan tetapi tangan mereka penuh darah.

Tetapi Tuhan tetap rindu kepada mereka untuk berubah, Allah murka terhadap dosa manusia, tapi tetap mencitai manusia.

Inspirasi: Mari kita jangan munafik, lain di bibir lain dihati. Allah tahu isi hati kita.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved