Beras Premium Oplosan
Jangan Tertipu! Begini Cara Sederhana Bedakan Beras Premium dan Oplosan
Tak sedikit beras berkualitas rendah dijual dengan harga tinggi hanya karena tampilan kemasannya yang meyakinkan.
3. Beras Submedium
- Butir patah: hingga 40%
- Butir menir: maksimal 4%
- Gabah: maksimal 2%
4. Beras Pecah
- Butir patah: lebih dari 40%
- Butir menir: maksimal 5%
- Gabah: maksimal 3%
Seluruh kategori diharuskan memiliki kadar air maksimal 14 persen dan derajat sosoh minimal 95 persen untuk menjamin kualitas konsumsi dan daya simpan.
Harga Bisa Jadi Petunjuk Tambahan
Selain dari sisi fisik beras, masyarakat juga bisa menggunakan harga pasar sebagai petunjuk awal.
Umumnya beras premium dijual dengan harga antara Rp 14.000–Rp 16.000/kg, sedangkan eras medium berada di kisaran Rp 12.000/kg
Harga yang jauh di bawah standar premium namun diklaim sebagai beras berkualitas tinggi patut dicurigai sebagai beras oplosan atau rekondisi.
Arief Prasetyo Adi mengimbau agar masyarakat lebih teliti dan berani menanyakan komposisi mutu saat membeli beras, terutama di pasar modern atau toko pengecer.
“Kami terus melakukan pengawasan mutu dan pelabelan. Tapi konsumen juga harus aktif. Cek patahan beras, cek harga, dan jangan ragu lapor jika ada yang mencurigakan,” ujarnya.
Pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan kepercayaan konsumen melalui edukasi publik dan pengawasan pasar yang berkelanjutan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PASAR-BERSEHATI-Harga-beras-di-Pasar-Bersehati-Manado-Sulawesi-Utaralo0.jpg)