Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Kopra di Manado

Info Harga Kopra Sulawesi Utara Hari Ini Minggu 6 Juli 2025, Dulu Dijual Rp 10 Ribu Kini Naik Tinggi

Kondisi ini sangat kontras dibanding tahun-tahun sebelumnya, saat harga komoditas andalan Sulut itu sempat jatuh ke bawah Rp 10 ribu per kilogram.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Meta Ai Whatsapp
KOPRA: Ilustrasi kelapa bahan utama kopra, foto hasil buatan Meta Ai Whatsapp, Minggu 6 Juli 2025. Harga kopra di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mengalami kenaikan. 

"Sekarang saya bisa bayar keperluan mereka, beli seragam baru, dan sepatu. Kalau dulu, harus tunggu panen berikut baru bisa lunasi," katanya.

Tak hanya itu, Wempi mengaku mulai bisa menabung kembali.

Bahkan beberapa utang kecil yang sempat tertunda, kini sudah lunas.

Salah satunya utang koperasi untuk beli pupuk dan kebutuhan kebun.

"Saya juga sempat perbaiki dapur rumah. Ganti atap bocor. Kalau harga tetap stabil, bisa pikir bangun kamar untuk anak," ungkapnya.

Kondisi ini menunjukkan kenaikan harga kopra membawa dampak sosial yang luas, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar petani.

Selain mendongkrak pendapatan, hal ini juga mengurangi tekanan ekonomi rumah tangga petani yang selama ini hidup pas-pasan.

Ia berharap Pemerintah daerah ikut menjaga stabilitas harga ini melalui kebijakan yang berpihak pada petani.

Sebab, fluktuasi tajam seringkali membuat mereka berada dalam situasi sulit.

"Kalau bisa, jangan sampai turun lagi. Ini baru kami bisa merasa hidup layak," kata Wempi, menutup percakapan.

Tren Positif

Pengamat Ekonomi Sulawesi Utara Vecky Masinambow, menilai tren positif ini harus dimanfaatkan dengan baik.

“Harga kopra yang baik ini seharusnya memberikan motivasi kepada petani dan pemda untuk tetap memelihara dan mengembangkan tanaman kelapa,” ujar Vecky, Minggu (6/7/2025).

Menurutnya, momentum ini bisa mendorong upaya peremajaan tanaman kelapa dan pengembangan produk turunan. 

Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah memperkuat edukasi kepada petani untuk memanfaatkan seluruh potensi kelapa, bukan hanya kopra.

Selain kopra, kelapa juga bisa diolah menjadi coco chips, VCO (Virgin Coconut Oil), hingga bioavtur. Bahkan kelapa yang rusak pun masih bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati.

Meski harga tinggi menguntungkan petani, industri pengolahan mulai merasakan tekanan akibat naiknya biaya bahan baku.

Namun hal ini dinilai bisa diatasi jika sektor hulu dan hilir bekerja sama memperkuat rantai nilai kelapa. (Pet)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved