Lipsus Nasib Mikrolet di Manado
Mikrolet di Manado Terancam Ditinggalkan, Pengamat Transportasi: Perlu Modernisasi
Nasib mikrolet di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, semakin memprihatinkan.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Erlina Langi
Adopsi teknologi : Membuat sistem pemesanan berbasis aplikasi atau menjalin kerja sama dengan platform transportasi online agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Evaluasi rute : Menyesuaikan trayek mikrolet agar menjangkau kawasan perumahan dan wilayah yang belum dilayani moda lain.
Kolaborasi dengan pemerintah : Pengelola perlu aktif menggandeng pemerintah, baik untuk mendapatkan subsidi BBM, bantuan peremajaan armada, hingga pelatihan manajemen usaha angkutan.
Vicky menegaskan, pemerintah memegang peranan penting dalam menyelamatkan angkutan kota mikrolet agar tidak hilang sepenuhnya.
“Pemerintah perlu menyusun regulasi yang mendukung revitalisasi angkutan kota, misalnya dengan hibah armada baru atau insentif konversi ke kendaraan listrik,” jelasnya.
Ia juga mendorong adanya subsidi operasional agar biaya yang ditanggung pengelola lebih ringan, serta program penggantian kendaraan lama.
“Program penggantian armada lama sangat penting agar kendaraan yang digunakan lebih layak, aman, dan menarik kembali minat penumpang,” katanya.
Tak kalah penting, lanjutnya, pemerintah juga harus aktif mengkampanyekan penggunaan angkutan umum sebagai upaya mengurangi kemacetan dan polusi.
“Saran saya yang paling utama: lakukan modernisasi, adopsi teknologi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Jika tidak, mikrolet bisa benar-benar hilang di tengah derasnya arus perubahan dan kemajuan teknologi,” tutup Vicky Fernando. (Pet)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Cerita Supir Mikrolet di Manado, Sulawesi Utara, Susah Cari Penumpang hingga Pendapatan Menurun |
|
|---|
| Warga Manado Berharap Mikrolet Masih Tetap Beroperasi, Ngaku Sulit Pakai Aplikasi Grab |
|
|---|
| Mikrolet di Manado Sulawesi Utara Harus Antre Dua Jam untuk Dapat Penumpang, Pendapatan Menurun |
|
|---|
| Kisah Sopir Mikrolet di Manado: Dulu Dicari Penumpang, Kini Sering Tak Dapat Gaji |
|
|---|
| Ini Alasan Sejumlah Warga Manado Tak Lagi Naik Mikrolet, Mulai dari Kebersihan Hingga Kenyamanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/masyarakat-terhadap-mikrolet-terjadi-karena-berbagai-faktor-yang-saling-berkaitan.jpg)