Tambang Nikel Raja Ampat
Sosok 4 Pemilik Tambang Nikel di Raja Ampat, dari Antam hingga Perusahaan China
Sorotan mengarah pada aktivitas perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah yang dikenal sebagai surga bawah laut dunia ini.
Awalnya, 75 persen sahamnya dimiliki Asia Pacific Nickel Pty Ltd dan 25 persen oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Namun, sejak 2008, seluruh saham dikuasai Antam.
Perusahaan ini memiliki wilayah izin seluas 13.136 hektar di Pulau Gag. Izin produksi diperoleh pada 2017, dan produksi dimulai pada 2018.
Kini, PT Gag Nikel sedang menghentikan operasionalnya sementara sesuai perintah pemerintah.
“Kami siap menyampaikan segala dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses konfirmasi kepada pihak Kementerian ESDM,” ujar Pelaksana Tugas Presiden Direktur PT Gag Nikel, Arya Arditya, Kamis (5/6/2025).
Ia menambahkan bahwa perusahaannya telah menjalankan program konservasi dan pemantauan kualitas lingkungan.
2. PT Anugerah Surya Pratama
Perusahaan ini merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) milik raksasa nikel asal China, Wanxiang Group.
Induk perusahaannya di Indonesia adalah PT Wanxiang Nickel Indonesia yang juga beroperasi di Morowali.
Tambang milik perusahaan ini berada di Pulau Waigeo dan Manuran.
3. PT Mulia Raymond Perkasa
Informasi mengenai perusahaan ini cukup terbatas.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), PT Mulia Raymond Perkasa beroperasi di Pulau Batang Pele, tetapi tidak memiliki dokumen lingkungan dan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).
KLH menyatakan seluruh aktivitas eksplorasi PT Mulia Raymond Perkasa telah dihentikan.
4. PT Kawei Sejahtera Mining
Perusahaan keempat ini terdaftar di Direktorat Jenderal Minerba dengan IUP produksi hingga 26 Februari 2033.
Namun, KLH menemukan pembukaan tambang di luar izin lingkungan seluas 5 hektar di Pulau Kawe yang menyebabkan sedimentasi di pesisir.
KLH menjatuhkan sanksi administratif dan kemungkinan gugatan perdata.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profil Lengkap 4 Pemilik Tambang Nikel di Raja Ampat" dan KOMPAS.id "Melihat Citra Satelit Pulau Gag di Raja Ampat yang Jadi Lokasi Tambang Nikel".
| Sempat Viral, Kini Tambang Nikel di Raja Ampat Kembali Beroperasi, Begini Respon Presiden Prabowo |
|
|---|
| Pemerintah Kini Cabut Izin 4 Perusahaan Tambang di Raja Ampat karena Lakukan Pelanggaran Ini |
|
|---|
| Sosok Pemilik di Balik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana, Ramai Diberitakan Angkut Nikel Raja Ampat |
|
|---|
| Akhirnya Terungkap Pemilik Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana, Diduga Angkut Nikel dari Raja Ampat |
|
|---|
| Sosok 4 Komisaris PT Gag Nikel Perusahaan Tambang di Kawasan Raja Ampat yang Jadi Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Tambang-di-Kawasan-Raja-Ampat-Papua-Barat-Daya.jpg)