Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita GMIM

Perlakuan Hein Arina untuk GMIM di Amerika Serikat, Pekerja Migran Asal Sulut Ungkap Hal Ini

Perlakuan Hein Arina untuk GMIM di Amerika Serikat pun diungkap oleh pekerja migran disana.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Ventrico Nonutu
Facebook Gmim Musafir Columbus OH
PIMPIN IBADAH - Ketua Sinode GMIM Pendeta Hein Arina saat memimpin ibadah di GMIM Musafir Columbus Ohio. Pekerja migran Indonesia asal Sulut mengungkap perlakuan Hein Arina untuk GMIM di Amerika Serikat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Sinode GMIM Hein Arina belakangan ini tengah jadi sorotan.

Hein Arina terjerat kasus korupsi dana hibah GMIM.

Dia juga telah ditetapkan menjadi tersangka dan dijadwalkan untuk diperiksa.

Namun hingga saat ini Hein Arina belum bisa memenuhi panggilan penyidik Polda Sulut.

Hein Arina diketahui sedang berada di Amerika Serikat dalam rangka tugas dan pelayanan.

Dia memimpin ibadah Minggu Sengsara VI di GMIM Musafir Columbus Ohio pada 13 April 2025 lalu.

Disana Hein Arina juga bertemu dengan pekerja migran Indonesia asal Sulawesi Utara.

Perlakuan Hein Arina untuk GMIM di Amerika Serikat pun diungkap oleh pekerja migran asal Sulut disana.

Dikabarkan Hein Arina melakukan kerjasama dengan Gereja Presbiterian di Amerika Serikat pada 14 April 2025.

Gereja Presbiterian di Amerika Serikat (PCUSA) diketahui adalah denominasi Kristen Protestan terbesar di Amerika Serikat.

Gereja ini merupakan bagian dari reformasi Protestan yang dipelopori oleh Yohanes Calvin. 

KERJA SAMA - GMIM melakukan kerjasama dengan Gereja Presbiterian di Amerika Serikat. Penandatangan kerja sama dilakukan Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina.
KERJA SAMA - GMIM melakukan kerjasama dengan Gereja Presbiterian di Amerika Serikat. Penandatangan kerja sama dilakukan Ketua Sinode GMIM Pdt Hein Arina. (Dok.Minda Tangkuman)

Minda Tangkuman salah satu warga Sulut yang kini bermigran di Amerika Serikat mengungkapkan apresiasinya dengan sosok Hein Arina.

Minda Tangkuman mengucap syukur dengan mengatakan terpujilah Engkau Tuhan Allah kami yang hidup.

"Glory Glory Haleluyah, tanggal 14 April 2025 di Amerika, sejarah ditorehkan dengan tinta emas.

GMIM di Amerika boleh diterima dan bekerjasama dengan Presbiterian Church di Amerika.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved