Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Media Asing Sorot Indonesia: Tarif Trump hingga Rupiah Anjlok

Mata uang Indonesia berada pada rekor terendah di kisaran Rp 16.508 terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Evan Vucci
TARIF - Trump meninggalkan kantor setelah menandatangani perintah eksekutif di sebuah acara pengumuman tarif baru di Gedung Putih pada bulan April. Mata uang Indonesia berada pada rekor terendah di kisaran Rp 16.508 terhadap dolar AS di tengah kekhawatiran atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam pengumuman “Hari Pembebasan” pada hari Rabu, Trump mengumumkan tarif sebesar 32 persen terhadap impor dari Indonesia.

Indonesia, negara berpenghasilan menengah dengan produk domestik bruto (PDB) per kapita sebesar 4.960 dolar pada tahun 2024, telah menyaksikan pertumbuhan ekonomi yang solid dalam beberapa tahun terakhir.

PDB naik lebih dari 5 persen tahun lalu, setelah ekspansi serupa pada tahun 2023 dan 2023.

Tetapi angka-angka utama tersebut tidak menggambarkan kemerosotan nyata dalam taraf hidup sebagian besar penduduk Indonesia.

Jumlah orang Indonesia yang diklasifikasikan sebagai kelas menengah oleh Badan Pusat Statistik Jakarta – yang didefinisikan sebagai mereka yang pengeluaran bulanan antara 2 juta rupiah (118 dolar) dan 9,9 juta rupiah (585 dolar) – turun dari 57,3 juta pada tahun 2019 menjadi 47,8 juta tahun lalu , penurunan ini disebabkan oleh faktor-faktor termasuk inflasi yang lebih tinggi dan efek COVID-19 yang masih ada. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved