Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rusia Merebut Kursk: AS Pulihkan Lagi Informasi Intelijen Ukraina

Militer Moskow Rusia dalam seminggu membebaskan sebagian besar wilayah yang dikuasai Ukraina selama tujuh bulan di Kursk.

Editor: Arison Tombeg
TM/Al Jazeera
PIDATO - Tangkapan layar Presiden Vladimir Putin. Militer Moskow Rusia dalam seminggu membebaskan sebagian besar wilayah yang dikuasai Ukraina selama tujuh bulan di Kursk. 

Institut Studi Perang, lembaga pemikir yang berpusat di Washington, menilai bahwa pasukan Rusia telah berhasil merebut kembali 655 km persegi (250 mil persegi) pada bulan lalu, lebih dari separuh wilayah Kursk yang dikuasai Ukraina pada puncak operasinya.

Dikutip Al Jazeera, Ukraina melancarkan serangan mendadak pada awal Januari dan Februari untuk mengonsolidasikan posisinya, menunjukkan betapa pentingnya Kursk sebagai pertahanan aktif.

Analis militer Ukraina Petro Chernyk mengemukakan pandangan bahwa "Putin memberikan perintah tegas untuk mengusir kelompok kami dari sana paling lambat tanggal 9 Mei, dan jika ini tidak terjadi, maka baginya itu akan menjadi kekalahan ideologis yang sangat serius," dalam sebuah wawancara, mengacu pada peringatan perebutan Berlin oleh pasukan Soviet pada tahun 1945. Serangan Ukraina ke tanah Rusia adalah yang pertama sejak perang dunia kedua.

Sebuah sumber pemerintah Ukraina mengatakan kepada majalah Time bahwa peran pemutusan intelijen AS telah menjadi kunci dalam kemajuan Rusia, karena Ukraina tidak dapat mendeteksi lepas landas pesawat pengebom dan jet tempur Rusia atau menggunakan intelijen AS untuk menetapkan koordinat penargetan bagi senjata paling akuratnya.

Setelah Presiden AS saat itu Joe Biden mengizinkan Ukraina menggunakan roket ATACMS buatan AS untuk menyerang jauh ke dalam Rusia November lalu , Maria Zakharova, juru bicara kementerian luar negeri Rusia, mengatakan tindakan tersebut merupakan "keterlibatan langsung AS dan satelitnya". (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved