Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dunia Bereaksi terhadap Usulan Sencatan Senjata Ukraina - Rusia

Jerman menyambut baik dukungan Ukraina terhadap rencana gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
TM/al Jazeera
Menlu AS Marco Rubio (kanan). Jerman menyambut baik dukungan Ukraina terhadap rencana gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS. 

TRIBUNMANADO.COM, Riyadh - Jerman menyambut baik dukungan Ukraina terhadap rencana gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS. Kanselir Olaf Scholz mengatakan bahwa itu adalah "langkah penting dan benar menuju perdamaian yang adil bagi Ukraina Sekarang terserah (Presiden Rusia Vladimir) Putin".

Tiongkok berharap "semua pihak, melalui dialog dan negosiasi, akan menemukan rencana perdamaian yang berkelanjutan dan langgeng yang mempertimbangkan kepentingan satu sama lain", menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning.

Rusia mengatakan perlu diberi pengarahan oleh AS tentang hasil pembicaraan AS-Ukraina sebelum mengomentari penerimaan gencatan senjata yang diusulkan. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov tidak mengesampingkan kemungkinan panggilan telepon antara Putin dan Presiden AS Donald Trump.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengakui kemajuan yang dicapai di Jeddah dan menegaskan kembali dedikasi Prancis untuk mencapai perdamaian yang solid dan langgeng, yang didukung oleh "jaminan keamanan yang kuat untuk Ukraina".

Presiden Dewan Eropa Antonio Costa memuji usulan gencatan senjata tersebut sebagai “perkembangan positif yang dapat menjadi langkah menuju perdamaian yang menyeluruh, adil, dan abadi bagi Ukraina”. Ia menekankan bahwa “UE siap memainkan perannya sepenuhnya, bersama dengan para mitranya, dalam negosiasi perdamaian yang akan datang”.

Sementara pemerintah Ukraina secara resmi mendukung rencana AS untuk gencatan senjata selama 30 hari dengan Rusia, beberapa warga Ukraina skeptis kesepakatan semacam itu dapat dicapai setelah tiga tahun perang.

"Rusia belum siap menghentikan perang, ada beberapa upaya negosiasi," seorang warga perempuan di Kyiv mengatakan kepada Al Jazeera. "Bahkan selama pembicaraan ini, ada rudal yang ditembakkan". (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved