Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembekalan Kepala Daerah

Aturan Agar Kepala Daerah Bisa Diizinkan Keluar dari Lokasi Pembekalan, Beberapa Sedang di Luar

Selain sakit dan ​menjenguk anaknya sakit, ada juga kepala daerah yang izin karena harus datang ke daerahnya untuk urusan penting

Editor: Alpen Martinus
Istimewa
PEMBEKALAN: Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus pimpin para kepala daerah asal Sulut mengikuti pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (21/2/2025). Para kepala daerah dijadwalkan tiba di Akademi Militer pukul 15.00 WIB. Kepala daerah diizinkan keluar, asal alasannya tepat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelaksana pembekalan kepala daerah beri toleransi kepala daerah keluar dari Akmil Magelang.

namun toleransi tersebut diberikan dengan alasan masuk akal dan sangat mendesak.

Ada beberapa kepala daerah yang kini keluar dari lokasi Akmil Magelang.

Baca juga: Tiga Kepala Daerah yang Ikut Pembekalan di Magelang Dilarikan ke RS, Tumbang Saat Kegiatan

Tiga diketahui lantaran harus dilarikan ke rumah sakit.

Pun ada yang keluarganya dalam kondisi sakit yang cukup parah.

Selama sangat mendesak dan tidak bisa diwakilkan izin bisa saja diberikan.

Selain tiga kepala daerah dilarikan ke RSUD Tidar Magelang, Jawa Tengah akibat kelelahan ikut retret, ada juga beberapa kepala daerah yang izin pulang karena anaknya sakit parah.

"Ya ada laporan ke kami anaknya kondisinya sakit parah, nggak konsen di sini. Ditunjukkan bukti-bukti dari dokter, maka kita izinkan untuk keluar, karena saya lihat kondisinya juga kritis," ujar Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto di lokasi Retret Kepala Daerah Akmil Magelang, Jawa Tengah, Minggu(23/2/2025).

Selain sakit dan ​menjenguk anaknya sakit, ada juga kepala daerah yang izin karena harus datang ke daerahnya untuk urusan penting yang tidak bisa digantikan. 

"Ada juga yang kondisinya di daerahnya harus diselesaikan segera. Sekda -nya tadi menghadap di sini, kita fasilitasi," ujar Bima Arya.

Sebelumnya, imbas padatnya jadwal retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah tiga kepala daerah dilarikan ke RSUD Tidar Magelang.

Dua orang terpaksa harus menginap di RS tersebut sementara ​satu orang lagi hanya disuntik vitamin C.

Selain itu, dua peserta lainnya juga perlu diistirahatkan di tenda karena kondisi fisik yang menurun. ​

Bima Arya Sugiarto mengonfirmasi bahwa beberapa kepala daerah mengalami gangguan kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan kadar gula yang meningkat.

"Iya, ada (peserta yang sakit). Tadi saya baru tengok, tapi masih terkontrol. Ada yang tensinya tinggi, gulanya tinggi, dan kelelahan, sehingga harus dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved