Apa Itu Norovirus? 'Flu Perut' yang Menyebar Cepat di AS dan Inggris
Norovirus, virus perut yang sangat menular, menyebar dengan cepat di seluruh Amerika Serikat saat negara itu dekati puncak musim sakit musim dingin.
Untuk mengurangi risiko infeksi, para ahli merekomendasikan:
- Sering mencuci tangan dengan sabun dan air
- Memasak kerang dan makanan laut hingga matang
- Menghindari menyiapkan makanan untuk orang lain saat sakit
- Mendisinfeksi permukaan yang terkontaminasi dengan larutan berbasis pemutih
- Mencuci pakaian dan linen pada suhu tinggi
Para ahli tidak dapat memastikan alasan pasti di balik lonjakan kasus norovirus saat ini, tetapi mereka menduga ada beberapa faktor yang berkontribusi:
Norovirus memiliki banyak strain, dan salah satunya, yang dikenal sebagai GII.17, telah menjadi semakin dominan di AS.
Di masa lalu, strain ini langka, yang berarti lebih sedikit orang yang memiliki kekebalan terhadapnya. Dalam beberapa bulan terakhir, tujuh dari 10 wabah norovirus di AS telah dikaitkan dengan strain ini.
Kondisi musim dingin: Virus tumbuh subur di bulan-bulan yang dingin ketika orang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan.
Tingkat penularan tinggi: Hanya diperlukan sejumlah kecil partikel virus untuk menyebabkan infeksi. Partikel-partikel ini dapat bertahan hidup di permukaan selama berminggu-minggu, sehingga norovirus sangat mudah menyebar.
Bagaimana norovirus menyebar?
Norovirus terutama menyebar melalui jalur fekal-oral, yang berarti partikel dari muntahan atau tinja orang yang terinfeksi masuk ke mulut orang lain.
Metode penularan yang umum meliputi:
- Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi (seperti berjabat tangan atau kontak fisik dekat).
- Berbagi peralatan makan, makanan atau minuman.
- Menyentuh permukaan yang terkontaminasi, seperti gagang pintu, keran, atau sakelar lampu, lalu menyentuh mulut.
- Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, seperti kerang, buah, atau sayuran mentah atau setengah matang.
"Tidak ada pengobatan khusus untuk norovirus, dan penyakit ini biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari," kata Khmaisi.
"Namun, gejalanya dapat diatasi dengan tetap terhidrasi dengan air, kaldu rendah sodium, atau larutan rehidrasi oral, dan dengan mengonsumsi makanan ringan yang mudah dicerna.
Istirahat yang cukup juga penting, karena gejalanya dapat melelahkan. Dalam kasus yang parah, seperti dehidrasi ekstrem, intervensi medis mungkin diperlukan, termasuk cairan infus."
Saat ini, belum ada vaksin yang disetujui untuk norovirus. Namun, beberapa perusahaan farmasi, termasuk Moderna, tengah berupaya mengembangkan vaksin.
Uji klinis yang menjanjikan sedang dalam tahap lanjutan, dengan beberapa di antaranya memanfaatkan teknologi mRNA – mirip dengan vaksin Covid-19. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/310125-sakit-perut.jpg)