Rusia Menuduh AS dan Ukraina Targetkan Jaringan Pipa Gas TurkStream
Washington mendorong Ukraina untuk menyabotase jaringan pipa terakhir yang membawa gas Rusia ke UE, klaim Moskow.
Kepala Pusat Anti-Disinformasi resmi Ukraina, Andriy Kovalenko, mengatakan kepada TV Ukraina pada hari Selasa bahwa serangan tersebut menargetkan pabrik produksi senjata, kilang minyak, dan gudang di Engels, Saratov, Kazan, Bryansk, dan Tula.
Di wilayah Tatarstan yang kaya energi, sebuah pesawat tak berawak menghantam tangki penyimpanan gas, menyebabkan api dan asap tebal mengepul ke langit dekat kota Kazan, menurut media dan pemerintah daerah.
Di Engels, lebih dari 600 km (373 mil) barat daya Kazan, sebuah “serangan pesawat tak berawak besar-besaran” merusak dua lokasi industri, tulis Gubernur daerah Roman Bussargin di Telegram.
Sekolah-sekolah di Saratov dan Engels akan mengadakan kelas daring karena serangan tersebut, tambahnya.
Alexander Bogomaz, gubernur wilayah Bryansk di Rusia barat, mengatakan Ukraina telah meluncurkan serangan rudal besar tetapi tidak mengatakan rudal mana yang telah digunakan.
Pembatasan penerbangan diberlakukan di bandara di Kazan, Saratov, Penza, Ulyanovsk dan Nizhnekamsk, kata pengawas penerbangan Rusia dikutip Al Jazeera.
Kementerian Pertahanan Rusia tidak segera mengomentari serangan atau senjata yang digunakan.
Ukraina menembakkan rudal ATACMS yang dipasok AS dan rudal Storm Shadow Inggris ke Rusia pada 21 November tahun lalu, yang mendorong Moskow untuk merespons dengan meluncurkan rudal balistik hipersonik jarak menengah baru, yang dikenal sebagai “Oreshnik” atau Pohon Hazel, ke Ukraina.
Rusia dan Ukraina telah meningkatkan serangan mereka satu sama lain sebelum pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump pada tanggal 20 Januari.
Angkatan udara Ukraina melaporkan pada hari Selasa bahwa mereka telah menembak jatuh 58 dari 80 pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Rusia di 11 wilayah pada malam hari.
Trump mengatakan dia bermaksud menghentikan konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun dan masing-masing pihak ingin berada dalam posisi negosiasi terkuat sebelum pemerintahan baru AS memulai pembicaraan apa pun untuk mengakhiri konflik.
Ketidakpastian menyelimuti rencana presiden terpilih untuk memberikan dukungan Washington bagi Ukraina. Namun, Trump juga ingin membujuk negara-negara Eropa untuk membeli lebih banyak gas alam cair (LNG) AS – sebuah upaya yang dapat dibantu dengan pengurangan lebih lanjut pasokan gas Rusia. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/140125-putin-2.jpg)