Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Justin Trudeau Mengundurkan Diri: Beberapa Figur Kuat PM Baru Kanada

Tekanan dari Donald Trump, dan angka jajak pendapat yang menurun, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah memutuskan untuk mengundurkan diri.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri setelah pemimpin Partai Liberal yang baru terpilih. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Ottawa - Setelah berselisih dengan sekutu, tekanan dari Donald Trump, dan angka jajak pendapat yang menurun, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah memutuskan untuk mengundurkan diri.

Justin Trudeau mengatakan bahwa ia berencana untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Liberal, di tengah meningkatnya pertentangan internal. Pengumumannya pada hari Senin menyusul serangkaian spekulasi mengenai masa depan politiknya menyusul pertengkaran publik dengan mantan sekutu, mosi tidak percaya yang diserukan pada akhir bulan Januari, dan menurunnya angka jajak pendapat.

“Setiap pagi saya bangun sebagai perdana menteri, saya terinspirasi oleh ketahanan, kemurahan hati, dan tekad warga Kanada,” kata Trudeau dalam sambutannya dari kediamannya di Rideau Cottage di Ottawa.

Saat mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin partai, ia mencatat perjuangan berat yang dihadapi Partai Liberal saat mereka memasuki musim pemilihan federal. Ia menjelaskan bahwa ia akan mengundurkan diri setelah penggantinya ditemukan.

“Negara ini layak mendapatkan pilihan nyata dalam pemilihan berikutnya, dan menjadi jelas bagi saya bahwa, jika saya harus berjuang dalam pertempuran internal, saya tidak bisa menjadi pilihan terbaik dalam pemilihan itu.”

Trudeau mengumumkan rencananya di hadapan kaukus nasional Partai Liberal pada hari Rabu.

Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang pengunduran diri Trudeau, apa yang menyebabkannya, dan apa artinya bagi Kanada.

Trudeau, 53, meraih kekuasaan pada tahun 2015 dan memimpin Partai Liberal meraih dua kemenangan lagi di kotak suara pada tahun 2019 dan 2021.

Putra tertua dari mantan Perdana Menteri karismatik Pierre Trudeau, yang meninggal pada tahun 2000, Justin Trudeau terjun ke dunia politik setelah bekerja sebagai instruktur papan seluncur salju, bartender, penjaga pintu, dan guru.

Ia pertama kali terpilih menjadi anggota DPR pada tahun 2008 untuk mewakili lingkungan kelas pekerja di Montreal.

Ia merombak Senat dengan tujuan membuatnya kurang politis dan lebih transparan dengan mengakhiri penunjukan partisan dan menciptakan proses seleksi yang independen dan berbasis prestasi.

Ia juga menandatangani perjanjian perdagangan baru dengan Amerika Serikat dan memperkenalkan pajak karbon untuk mengurangi emisi gas rumah kaca Kanada selama dua masa jabatan pertamanya sebagai perdana menteri.

Ayah tiga anak ini juga melegalkan ganja, mengadakan penyelidikan publik terhadap perempuan Pribumi yang hilang dan dibunuh, dan meloloskan undang-undang yang mengizinkan bunuh diri dengan bantuan medis.

Dalam pidatonya hari Senin, Trudeau merenungkan beberapa prestasinya saat menjabat.

“Kami terpilih pada tahun 2015 untuk memperjuangkan kelas menengah, dan itulah yang telah kami lakukan selama beberapa tahun terakhir,” katanya. “Kami telah mengurangi pajak mereka, kami telah meningkatkan tunjangan bagi keluarga, kami memastikan ekonomi difokuskan pada upaya untuk bekerja bagi semua orang dan bukan hanya segelintir orang.”

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved