Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

ICSCR di Sulut

Olly Dondokambey Sambut Peserta ICSCR Dari 24 Negara di Sulawesi Utara

Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Kadis Kelautan dan Perikanan Tinneke Adam menyambut para tetamu.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
International Conference of Sustainable Coral Reefs (ICSCR) resmi dibuka, di GKIC Manado, Sulawesi Utara, Jumat (13/12/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - International Conference of Sustainable Coral Reefs (ICSCR) resmi dibuka, di GKIC Manado, Sulawesi Utara, Jumat (13/12/2024).

Selama tiga hari, sekira ratusan peserta dari 24 negara akan merumuskan persoalan dan mencari solusi untuk kelestarian terumbu karang di dunia.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Kadis Kelautan dan Perikanan Tinneke Adam menyambut para tetamu.

"Selamat datang di Sulawesi Utara," katanya.

Tinneke menuturkan, warga Sulut menyambut hangat kedatangan para peserta.

Ia mengucapkan selamat berkonferensi.

"Selamat menikmati alam dan keramahan warga Sulut," kata dia.

Dirinya mengapresiasi hajatan tersebut.

Menurutnya ajang itu membawa manfaat bagi Sulut dan Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI melalui Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Victor Gustaaf Manoppo membuka kegiatan tersebut.

Pembukaan dilakukan simbolis dengan pemukulan gong.

Sekjen PBB untuk kelautan duta besar Peter Thompson hadir dan memberi sambutan secara virtual. 

Hadir peserta dari 24 negara serta se Indonesia.

Pembukaan acara dibalut dengan budaya Sulut.

Ada tarian kabasaran cilik dan tetengkoren di pembuka acara. 

Serta kolintang dan maengket di akhir acara.

Hadirin juga disuguhkan video tentang alam Sulut yang indah.

Victor dalam sambutannya menuturkan, kegiatan itu sejalan dengan program perluasan konservasi milik Kementerian. 

"Salah satu upaya tersebut adalah konservasi terumbu karang," kata dia.

Diungkap Victor, konferensi tersebut merupakan lanjutan dari WOC 15 tahun lalu. 

Adanya konferensi ini merupakan ajakan untuk kolaborasi international menjaga laut di Indonesia.

Sebut dia, butuh upaya international untuk menjaga laut Indonesia.

"Karena laut adalah masa depan dunia," kata dia.

Dia berharap konferensi tersebut akan mencapai tujuannya. (Art)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved