Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Digital Activity

Dulu Kritik Keras, PKS Kini Dukung AARS di Pilwako Manado, Nur Amalia: Miliki Catatan Positif

Pada podcast kali ini, Amalia menjelaskan alasan PKS mendukung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, AARS.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
Dokumentasi Tribun Manado
Tribun Podcast bersama Sekretaris DPD PKS Manado, Nur Amalia, Sabtu (23/11/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Segmen menarik tersaji dalam Tribun Podcast edisi Sabtu (23/11/2024).

Kali ini yang menjadi bintang tamu adalah Sekretaris DPC PKS Manado, Nur Amalia.

Pada podcast kali ini, Amalia menjelaskan alasan PKS mendukung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Andrei Angouw-Richard Sualang.

Berikut wawancara selengkapnya dengan Pemimpin Redaksi Tribun Manado, Jumadi Mapangganro:

TM: Bagaimana jalan ceritanya hingga PKS memilih AARS sebagai paslon Wali Kota Manado?

NA: Tentunya politik itu dinamis, kita boleh jadi A kemudian jadi B tapi tentunya dengan alasan yang logis.
Saya belajar banyak walaupun masih junior di antara para senior di partai dan juga di dunia politik.
Kami dulu, PKS dan saya, dulu pribadi adalah orang anti AARS. Partai kami banyak melakukan kritikan dan menyampaikan surat resmi kepada AARS contohnya dalam rangka merenovasi partai. Dulu gerakan kami bertolak belakang dengan sikap kebijakan yang kemudian dilakukan pemerintah AARS. Tetapi kemudian tengah malam, kami diminta rapat kembali. Kala itu kami diminta untuk menelaah dari 4 calon wali kota baik dari ukuran data bukan dengan secara hati. Dan saat itu kami menemukan lebih banyak catatan positif yang dilakukan AARS dibanding calon lain. Di situ kami harus membuka perasaan kami tentang kinerja yang dilakukan. Sementara itu saya juga mengajak kepada teman-teman lain di parlemen untuk sekarang membuka secara data untuk menilai kinerja para calon wali kota. Akhirnya luka perasaan batin terhadap ketua kami partai harus kita abaikan untuk keputusan partai politik, kemana arah PKS di Kota Manado dan AARS memiliki catatan positif.

TM: Apa saja ukuran yang partai PKS lihat sehingga memilih AARS di Pilwako 2024?

Tribun Podcastdsfndkjngfkj
Tribun Podcast bersama Sekretaris DPD PKS Manado, Nur Amalia, Sabtu (23/11/2024).

NA: Ukuran saya di pembangunan fisik dan program-program yang ada mengalami perubahan dan terbukti saat ini kita mengalami perkembangan. Kita dulu kenapa sering mengkritik? Zaman dulu wali kota sebelum AARS banyak melakukan kegiatan sosial. Angka yang digunakan untuk bantuan sosial, itu lebih banyak daripada pembangunan. Oleh sebab itu dirasakan oleh kami PKS, bahwa pemerintah hari ini zolim kok masyarakatnya tidak dibantu. Tetapi ini yang menjadi rujukan saya. Ketika saya menjadi ketua relawan kebencanaan tahun 2004, 2005, sampai 2014, saya aktif keliling ke Sulawesi Utara apalagi pada bulan Desember, itu musim terjadi bencana banjir. Namun ketika tahun 2021-2024 saya tidak mempunyai agenda rutin lagi untuk turun bencana. Maka dari situ saya harus membuka ruang hati, bahwa ada peningkatan signifikan dalam penurunan bencana. Sekarang di daerah pemilihan saya, Singkil, bencana tidak lagi terjadi separah dari sebelumnya, dan memang di daerah situ perlu ditata lagi. Bahwa kita harus memiliki rencana tidak lagi melakukan anggaran besar. Berarti saat ini kita harus memikirkan caranya agar bencana berkurang adalah pembangunan, perbaikan pada masalah apa yang ditimbulkan dari bencana itu, seperti DAS dan pengerukan sungai. Itu sudah dilakukan pak AARS.

TM: Apakah sebelumnya pak Andrei Angouw dan Richard Sualang sudah datang lebih menghubungi PKS untuk meminta dukungan?

NA: Kalau dari kami ada Ketua Penjaringan PKS, yaitu pak Dr Suyanto. Beliau beberapa kali mengajak kita untuk bertemu termasuk ketua kami pak Hasan. Tapi untuk awal hubungan kami dengan AARS saya tidak tahu. Namun saya bisa menangkap pembicaraan keduanya dengan meminta untuk membuka ruang untuk semua calon serta melihat peluang mana agar bisa berkomunikasi.

TM: Selain AARS, adakah paslon Wali Kota Manado lain yang berkomunikasi untuk meminta dukungan kepada PKS?

NA: Saat itu kita membuka penjaringan, di situ masuk beberapa calon. Seperti yang hari ini maju adalah pak Imba, kemudian pak Philips yang kemudian tidak jadi maju. Mereka resmi masuk kepada kami mendaftar dan kami mengundang. Komunikasi dibangun oleh Ketua Tim Penjaringan pak Suyanto, Ketua Hasan, dan teman-teman. Tapi akhirnya ketika kami mendukung AARS itu hal yang tidak terduga.

TM: Bagaimana Anda melihat kinerja AARS soal ketersediaan lahan pekuburan di Sulut?

NA: Saya paling sering dimintai tolong untuk penguburan muslim. Paling saya rasakan adalah pendatang yang tidak memiliki KTP Manado. Hari ini kalau penguburan untuk pembebasan lahan harus bayar Rp 5 juta. Bagaiaman kalau mereka tidak punya uang? AARS punya program ini sebelumnya, dan itu sangat bermanfaat. Lahan itu sudah disiapkan Pemkot Manado dan gratis. Jelas ini membebaskan kami yang sebenarnya tidak bisa menanggung itu semua. Kalau tidak ada lahan kubur pemerintah, masyarakat tidak akan mampu.

Baca juga: Lirik Lagu The Battle Hymn of The Republic - Mine Eyes Have Seen The Glory

Baca juga: Arti Mimpi Kaki Seribu, Bisa Jadi Kehadiran Hal Negatif, Ini 3 Tafsir Mimpinya

TM: Apakah Anda akan mengkritik pemerintah AARS kedepan ketika ada sesuatu program atau hal lain yang tidak pro kepada masyarakat?

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved