Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harris Ungguli Trump di Michigan - Pennsylvania - Wisconsin

Kamala Harris memiliki keunggulan tipis di masing-masing negara bagian “tembok biru”, Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris dan Donald Trump. Harris memiliki keunggulan tipis di masing-masing negara bagian “tembok biru”, Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Wakil Presiden Kamala Harris memiliki keunggulan tipis di masing-masing negara bagian “tembok biru”, Michigan, Pennsylvania dan Wisconsin.

Jajak pendapat Marist yang dirilis hari Jumat menunjukkan Harris mengungguli mantan Presiden Trump dengan 3 poin di Michigan dan 2 poin di Pennsylvania dan Wisconsin.

Hasilnya adalah sedikit peningkatan bagi Harris di Pennsylvania dan Wisconsin dan sedikit penurunan baginya di Michigan, dibandingkan dengan jajak pendapat Marist pada bulan September, tetapi ia mempertahankan keunggulannya secara keseluruhan. 

Meski begitu, semua hasil ini masih dalam batas kesalahan. 

Tiga negara bagian bertembok biru mungkin merupakan jalan termudah bagi Harris untuk memenangi Gedung Putih, karena ketiga negara bagian tersebut telah memainkan peran kunci dalam dua pemilihan terakhir pada tahun 2016 dan 2020.

Ia memperoleh hasil jajak pendapat yang lebih baik di sana dibandingkan negara bagian Sun Belt dan kemungkinan besar akan memenangi pemilihan jika ia memenangi ketiga pemilihan tersebut minggu depan. 

Di negara bagiannya yang terkuat, Michigan, Harris mengungguli Trump dengan perolehan suara 51 persen berbanding 48 persen. Keunggulannya mencapai 5 poin pada bulan September. 

Namun, ia meningkatkan marginnya di antara pemilih independen dari 2 poin menjadi 6 poin, margin yang sama yang diraih Presiden Biden di antara pemilih independen Michigan pada tahun 2020. 

Harris unggul di Pennsylvania dengan 50 persen suara, sementara Trump 48 persen, meningkat dari perolehan suara mereka pada bulan September yang masing-masing 49 persen.

Negara Bagian Keystone mengalami perubahan signifikan dalam perolehan suara independen, dengan Harris unggul 15 poin di antara mereka, dibandingkan dengan Trump yang unggul 4 poin dalam kelompok ini pada bulan September. 

Ia juga unggul 50 persen berbanding 48 persen di Wisconsin, di mana ia unggul 1 poin pada bulan September. Ia juga melihat peningkatan perolehan suara dari pemilih independen di sini, dari 4 poin menjadi 6 poin, tetapi masih di bawah margin 12 poin yang diraih Biden di negara bagian tersebut pada tahun 2020. 

Lembaga survei juga menemukan kesenjangan gender yang signifikan di setiap negara bagian, meskipun beberapa di antaranya tidak sejelas pada tahun 2020. 

Harris unggul di kalangan perempuan dengan 11 poin di Michigan, 8 poin di Pennsylvania, dan 12 poin di Wisconsin, sementara Trump unggul di kalangan laki-laki dengan 6 poin di Michigan, 4 poin di Pennsylvania, dan 9 poin di Wisconsin. Kesenjangan gender berada pada 17 poin di Michigan dan 12 poin di Pennsylvania, menurut jajak pendapat, kesenjangan yang besar tetapi turun dari 24 poin di Michigan dan 22 poin di Pennsylvania dari empat tahun lalu. 

Jajak pendapat juga menunjukkan kandidat Senat Demokrat sedikit unggul di setiap negara bagian. Perwakilan Elissa Slotkin mengungguli mantan Perwakilan Mike Rogers dengan 6 poin di Michigan, Senator Bob Casey mengungguli Dave McCormick dari Partai Republik dengan 2 poin di Pennsylvania dan Senator Tammy Baldwin (D-Wis.) mengungguli Eric Hovde dari Partai Republik dengan 3 poin di Wisconsin

Jajak pendapat dilakukan pada tanggal 27-30 Oktober terhadap 1.214 calon pemilih di Michigan, 1.400 calon pemilih di Pennsylvania, dan 1.330 calon pemilih di Wisconsin. Margin kesalahan adalah 3,5 poin di Michigan, 3,4 poin di Pennsylvania, dan 3,4 poin di Wisconsin. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved