Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

5 Hari Menuju Pilpres AS: Apa Kata Jajak Pendapat tentang Harris dan Trump?

Kamala Harris dan Donald Trump kampanye terakhir untuk menggerakkan pemilih di Amerika Serikat bagian barat.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Infografis survei Pilpres AS. Kamala Harris dan Donald Trump kampanye terakhir untuk menggerakkan pemilih di Amerika Serikat bagian barat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Pada hari Jumat 1 November 2024 Wita, para kandidat presiden Kamala Harris dan Donald Trump kampanye terakhir untuk menggerakkan pemilih di Amerika Serikat bagian barat.

Dalam rapat umum, Wakil Presiden Kamala Harris memperingatkan para pendukungnya bahwa hak aborsi terancam. Sementara itu, mantan Presiden Donald Trump memfokuskan kampanyenya pada imigrasi dan kontrol perbatasan.

Jajak pendapat terbaru dari AtlasIntel, yang dirilis pada hari Kamis, menunjukkan Trump unggul tipis satu hingga dua poin persentase atas lawannya. Namun, jajak pendapat terpisah dari TIPP Insights menunjukkan bahwa kedua kandidat saat ini imbang.

Survei terkini yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research mengungkap bahwa sekitar 70 persen warga Amerika merasa cemas atau frustrasi terkait pemilu, dan hanya sedikit yang menyatakan antusias.

Baik Demokrat maupun Republik memiliki sentimen yang sama, tetapi Demokrat melaporkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi: 80 persen Demokrat dan 77 persen Republik menyatakan minat pada kampanye, sementara hanya 54 persen independen yang merasakan hal serupa. Lebih jauh, 79 persen Demokrat melaporkan merasa cemas, dibandingkan dengan 66 persen Republik.

Menurut pelacak jajak pendapat nasional FiveThirtyEight, Harris mempertahankan keunggulan tipis nasional sekitar 1,2 poin hingga Kamis. Namun, keunggulan ini secara bertahap menurun dan berada dalam batas kesalahan, yang menunjukkan persaingan yang sangat ketat.

Di negara-negara bagian yang krusial untuk menentukan hasil pemilu, persaingannya bahkan lebih ketat.

Negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran utama meliputi Pennsylvania, North Carolina, Georgia, Michigan, Arizona, Wisconsin, dan Nevada. Pelacak jajak pendapat harian FiveThirtyEight menunjukkan bahwa keunggulan Harris di Michigan masih tipis, sekitar 0,8 poin. Namun, ia telah kehilangan keunggulannya di Nevada, di mana Trump kini unggul 0,3 poin.

Di Wisconsin, keunggulannya turun menjadi 0,6 poin, turun dari 0,8 poin pada hari Rabu.

Di sisi lain, keunggulan Trump di Pennsylvania sedikit meningkat, naik dari 0,4 poin menjadi 0,7 poin. Keunggulannya di North Carolina telah kembali ke level minggu lalu, sekarang di 1,4 poin. Trump juga memperoleh dukungan di Arizona, di mana ia unggul atas Harris dengan 2,4 poin, dan di Georgia, di mana keunggulannya adalah 1,8 poin.

Tim kampanye Harris telah memusatkan perhatian pada apa yang dikatakan Trump tadi malam pada rapat umum kampanye di Green Bay, Wisconsin, di mana ia menceritakan sebuah anekdot tentang pernyataannya kepada timnya bahwa ia bermaksud "melindungi para wanita di negara kita".

"Saya akan melakukannya entah para wanita menyukainya atau tidak," kata Trump.

Berbicara kepada wartawan pada hari Kamis, Harris mengecam pernyataan tersebut sebagai "menyinggung".

"Saya kira ini sungguh menyinggung perasaan perempuan karena mereka tidak memahami hak mereka, wewenang mereka, hak mereka, dan kemampuan mereka untuk membuat keputusan tentang hidup mereka sendiri, termasuk tubuh mereka sendiri," kata Harris sebelum memulai kampanye sehari di negara bagian medan tempur Arizona dan Nevada.

Di Phoenix, grup musik Meksiko-Amerika Los Tigres del Norte mengawali rapat umum Harris dengan sebuah lagu yang mengungkapkan keinginan untuk menghapuskan perbatasan dan menyatukan kedua negara. Didirikan pada tahun 1960-an, grup musik ini memiliki pengaruh yang kuat di kedua sisi perbatasan dan terus memikat penggemar setia dari berbagai generasi.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved