Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Buku Legacy Olly Dondokambey

Alasan Menghadirkan Buku Legacy Olly Dondokambey, Sang Pesulap Merah dari Pasifik

Menghadirkan Dirut BNI Royke Tumilaar, jurnalis senior J Osdar dan Stafsus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata Dino Gobel sebagai pembicara.

Tribun Manado
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menandatangani buku Legacy Sang Pesulap Merah dari Pasifik di Hotel Lume'os, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (14/10/2024). 

Maka sekali lagi dengan adanya buku ini, jejak-jejak positif atau legacy yang telah dilakukan Pak Olly untuk Sulawesi Utara bisa diketahui secara meluas dan dikenang abadi atau dicatat dalam sejarah. 

Legacy atau warisan bukan sekadar harta kekayaan.

Tapi legacy juga bisa berupa visi, integritas, program dan karya dalam kehidupan yang hasilnya bisa dipanen atau dinikmati masyarakat saat ini hingga anak cucu kita mendatang.

Maka kehadiran buku yang mencatat sejumlah legacy Pak Olly Dondokambey menjadi penting dan relevan. 

Perihal mengapa ada kalimat Pesulap Merah dari Pasifik yang menjadi judul buku ini, jawabannya ada di tulisan sekapur sirih. 

Di halaman sekapur sirih dari buku ini menyebut bahwa satu di antara alasannya adalah karena kemampuan Pak Olly mengadakan sesuatu yang belum ada atau sulit dilakukan, menjadi ada dalam waktu singkat dan tak sulit diwujudkan.

Semisal terpilihnya Likupang sebagai satu dari 5 Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh Kementerian Pariwisata. 

Ceritanya nama Likupang yang masuk wilayah Kabupaten Minahasa Utara itu tak masuk dalam daftar 10 daerah nominasi untuk dipilih menjadi 5 Daerah Pariwisata Super Prioritas. 

Namun saat pengumuman penetapan 5 daerah pariwisata super prioritas, ada nama Likupang yang nongol.

Ternyata di balik terpilihnya Likupang, ada kerja lobi dari Pak Olly Dondokambey.

Itulah alasan disebut pesulap. Kata Pasifik karena Sulut berada di bibir Pasifik.

Sedangkan kata merah karena Pak Olly dikenal tak hanya sebagai gubernur, tapi juga politisi berpengaruh di PDIP yang kental dengan warna merah. 

Yang menarik juga dari buku ini adalah karena isinya tak hanya tulisan melulu.

Tapi juga dilengkapi banyak foto berwarna yang menarik.

Juga banyak quote-quote menarik dari setiap judul tulisan dalam buku ini.

Sehingga membaca buku  ini tak cepat bosan. Didukung ukuran buku yang nyaman dipegang.

Buku ini menyesuaikan selera generasi milenial dan generasi Z. 

Tentu buku ini masih banyak kekurangannya. Apalagi disusun tak lebih 2 bulan. Namun diharapkan memberi banyak manfaat. (tim penyusun)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved