Manado Sulawesi Utara
Malalayang Beach Walk, Destinasi Wisata di Manado Jadi Tempat Nongkrong Masyarakat Sejak Pagi
"Cuma memang masih mahal harga kopi dan makanannya. Jadi semoga para pedagang lebih mempertimbangkan lagi," tuturnya.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Malalayang Beach Walk (MBW) merupakan salah satu destinasi wisata di Manado, Sulawesi Utara.
Hanya sekitar 5 menit dari pusat kota, MBW selalu dipadati pengunjung.
Bukan hanya dari Manado, pengunjung yang datang ke MBW dari berbagai daerah.
MBW bukan hanya menawarkan pemandangan indah, namun juga menyediakan berbagai kuliner.
Hal inilah yang menjadi daya tarik MBW.

Pantauan Tribumanado.co.id pada Rabu (2/10/2024), MBW dikunjungi masyarakat sejak pagi hari.
Ada yang datang berolahraga, namun ada juga yang menikmati kulinernya.
"Memang sejak pagi kita biasa nongkrong disini karena asik dan lengkap kulinernya. Jadi masyarakat selalu jadikan MBW sebagai tempat nongkrong. Ada yang datang pagi, ada juga datang malam," ujar salah satu pengunjung, Robby.
Menurut Robby banyak kuliner di MBW namun harganya masih sedikit mahal.
"Cuma memang masih mahal harga kopi dan makanannya. Jadi semoga para pedagang lebih mempertimbangkan lagi," tuturnya.
Baca juga: Dijuluki Mr Smile, Denny Tuejeh Buat Milenial dan Gen Z Optimistis dengan Masa Depan Sulawesi Utara
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Besok Kamis 3 Oktober 2024, Info BMKG Wilayah Terdampak Hujan Lebat
Selain itu, Robby menyebut beberapa fasilitas yang rusak juga harus diperhatikan lagi oleh pihak pengelola.
"Ada beberapa fasilitas sudah rusak dan lokasi tempat parkir terlalu jauh dan mahal. Semoga bisa diperhatikan," jelasnya.
Terlepas dari berbagai kekurangan, MBW saat ini menjadi destinasi wisata favorit di Manado.
"Semoga kita bisa jaga bersama ke depan karena pemerintah sudah buat untuk masyarakat," pungkasnya.(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Kisah Fajar, Penjahit di Calaca Kota Manado, Merajut Hidup di Balik Jarum dan Benang selama 30 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.