Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara

Karyawan bisa mengantongi gaji pokok sekitar Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta per pekan belum termasuk upah tambahan dari pekerjaan permak. 

Tribun Manado/Petrick Sasauw
TUKANG JAHIT - Suasana salah satu tempat usaha jahit pakaian di Manado. Sulawesi Utara. Karyawan bisa mengantongi gaji pokok sekitar Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta per pekan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Profesi penjahit sering kali dianggap remeh dan kurang menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, pandangan ini dibantah oleh Fajar, seorang penjahit sukses yang membuka usaha di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Saat ditemui di tempat usahanya, Kamis (28/8/2025) siang, Fajar mengaku sering mendengar anggapan miring tentang profesi penjahit. 

"Banyak yang pikir pekerjaan ini tidak ada untungnya," ujarnya saat diwawancara.

Padahal, ia sendiri telah membuktikan bahwa anggapan itu salah.

Saat ini, Fajar telah mempekerjakan enam karyawan.

Ia menerapkan sistem gaji mingguan yang dibayarkan setiap hari Sabtu. 

Gaji yang diterima karyawan bergantung pada target yang telah ditentukan, yaitu menyelesaikan tiga pasang jahitan per hari.

"Selebihnya itu murni masuk kepada mereka. Kalau ada permak, saya sudah tidak ambil, saya berikan kepada mereka," jelas Fajar.

Dengan sistem ini, ia mengungkapkan bahwa karyawan bisa mengantongi gaji pokok sekitar Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta per pekan.

Pendapatan ini belum termasuk upah tambahan dari pekerjaan permak. 

Jika ditotal, dalam sebulan setiap karyawan bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 6 juta, di luar penghasilan lain-lainnya.

Fajar merasa bersyukur karena dari usahanya ini, ia bisa memenuhi kebutuhan finansial keluarga, kebutuhan rumah tangga, dan bahkan membiayai studi kedua anaknya. 

"Kalau mereka anggap rendah, mereka salah, justru pekerjaan ini sangat menjanjikan," tegasnya.

Kisah Fajar 30 Tahun Jadi Tukang Jahit

Fajar (55), seorang penjahit asal Gorontalo yang merantau sejak tahun 90-an di Manado.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved