Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga

"Kami ambil dari mereka dengan harga lebih rendah, jadi kami jual sesuai lah," katanya saat diwawancara di area lapaknya. 

Tribunmanado.com/Petrick Sasauw
DAGING BABI - Daging Babi di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (29/8/2025). Harga daging babi kini sudah turun. 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Setelah sempat membuat heboh karena harganya yang melambung tinggi, kini harga daging babi di beberapa pasar di Kota Manado, Sulawesi Utara, mulai menunjukkan penurunan. 

Penurunan ini menjadi kabar gembira dan angin segar bagi masyarakat.

Terutama bagi mereka yang merindukan harga yang lebih terjangkau.

Sebelumnya, harga daging babi sempat melonjak drastis hingga mencapai Rp 150 ribu per kilogram setelah virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi afrika menyerang.

Penyakit tersebut menyebabkan pasokan berkurang signifikan. 

Namun pada Jumat (29/8/2025), harga tersebut sudah jauh lebih bersahabat.

Di Pasar Bersehati, harga daging babi saat ini dijual sekitar Rp 90 ribu per kilogram. 

Sementara itu, di Pasar Pinasungkulan, Karombasan, harganya bahkan lebih murah yaitu Rp 85 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Bersehati, Robby, menjelaskan bahwa penurunan harga ini terjadi karena harga dari peternak juga sudah mulai turun.

"Kami ambil dari mereka dengan harga lebih rendah, jadi kami jual sesuai lah," katanya saat diwawancara di area lapaknya. 

HARGA - Potret Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Jumat 29/8/2025). Berikut daftar harga bahan pokok.
HARGA - Potret Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Jumat 29/8/2025). Berikut daftar harga bahan pokok. (Tribun Manado/Petrick Sasauw)

Ia juga menambahkan bahwa pasokan daging babi biasanya berasal dari daerah Minahasa.

Kata dia, harga daging yang lebih rendah, daya beli masyarakat pun meningkat.

"Tentu menguntungkan bagi pedagang," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Zakaria, pedagang di Pasar Pinasungkulan.

Ia mengaku tidak rugi dengan penurunan harga ini.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved