Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Boltim Sulawesi Utara

Kapolda Sulawesi Utara Diminta Turun Tangan, Warga Keluhkan BBM di Boltim Langkah

Sandy Mokodompit salah satu warga Kecamatan Kotabunan mengatakan pihaknya tak pernah kebagian BBM subsidi di SPBU Tutuyan.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Antrian BBM di SPBU Tutuyan, Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara (Sulut). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Warga di Kabupaten Boltim meminta Kapolda Sulawesi Utara Irjen Yudhiawan untuk turun tangan mengatasi krisis BBM di Kecamatan Tutuyan.

Pasalnya, stok BBM yang masuk ke Kabupaten Boltim hanya bertahan setengah hari saja. 

Sandy Mokodompit salah satu warga Kecamatan Kotabunan mengatakan pihaknya tak pernah kebagian BBM subsidi di SPBU Tutuyan.

"Ketika datang siang selalu habis," kata dia ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Rabu 18 September 2024 di Tutuyan.

"Padahal setiap dua hari selalu ada BBM yang diantar Pertamina. Tapi kami tak pernah kebagian," ungkapnya.

Ia mengaku sering melihat mobil modifikasi yang datang membeli BBM subsidi di SPBU Tutuyan.

Dugaannya, mobil ini membeli BBM subsidi dalam jumlah banyak dan dijual dengan harga yang lebih tinggi.

"Makanya kami minta Kapolda Sulut bisa turun tangan," ucapnya.

"Kami lapor ke Polres Boltim, tapi tak ada tindakan sama sekali," ujar dia. 

Akibat kelangkaan BBM subsidi tersebut, harga bensin eceran pun naik drastis.

"Ada yang jual Rp 12.000 sampai Rp 13.000 perliter. Padahal ini pertalite, tentu untungnya sangat banyak," tandasnya. (Nie)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved