Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BPJS Kesehatan

Jadi Peserta JKN 10 Tahun Terakhir, Oma Ida tak Pernah Cemas Biaya Perawatan Kesehatan

Oma Ida mengungkapkan rasa syukurnya karena fasilitas BPJS Kesehatan yang selalu memenuhi kebutuhan medisnya.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Oma Ida Kalangi (65) merasakan manfaat menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama 10 tahun terakhir. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kesehatan adalah aspek krusial dalam perjalanan hidup, terutama bagi mereka yang memasuki usia lanjut. 

Begitu juga yang tengah dirasakan Oma Ida Kalangi, wanita berusia 65 tahun yang telah menjadi peserta jaminan sosial kesehatan mandiri BPJS Kesehatan sejak tahun 2014. 

Selama sepuluh tahun terakhir, BPJS Kesehatan telah memberikan perlindungan kesehatan yang diperlukan warga Tomohon ini. 

Baca juga: Wali Kota Bitung Bantah Isu yang Sebut Korban Keracunan Makanan Tak Terlayani BPJS Kesehatan

Oma Ida mengungkapkan rasa syukurnya karena fasilitas BPJS Kesehatan yang selalu memenuhi kebutuhan medisnya.

Ia merasa sangat terjaga sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sejak menjadi peserta mandiri sejak 2014, Oma Ida selalu membayar iuran tepat waktu.

"Saya khawatir jika menunggak, karena jika sakit, kami tidak perlu pusing memikirkan biaya pengobatan. Di usia senja ini, keberadaan BPJS Kesehatan sangat vital,” ujar Oma Ida.

Oma Ida menceritakan pengalamannya saat dirawat di rumah sakit kelas 3, di mana ia merasa sangat nyaman. 

Menurutnya, ruangan yang disediakan nyaman dan dirinya bisa berbincang dengan pasien lain sehingga ia merasa lebih tenang selama dirawat. 

"Saya tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Ini sangat membantu, terutama di usia tua seperti saya yang rentan terhadap berbagai penyakit,” kenangnya.

Selama sepuluh tahun terakhir, Oma Ida telah beberapa kali mengakses layanan rumah sakit. 

Menurutnya, di usia yang semakin senja memang lebih rentan terhadap penyakit dan beberapa kali harus menjalani perawatan.

“Dengan BPJS Kesehatan saya tidak khawatir tentang biaya tambahan. Iuran bulanan saya dan suami hanya 70 rupiah. Dengan iuran itu, saya mendapatkan pelayanan obat dan tindakan medis tanpa khawatir biaya,” tambahnya.

Oma Ida juga menyoroti bahwa manfaat yang diterimanya dari BPJS Kesehatan jauh melebihi jumlah iuran yang dibayarkannya. 

Ia menyebut, jika dihitung, manfaat yang diterima dari BPJS Kesehatan selama sepuluh tahun ini jauh melebihi iuran yang telah ia bayar. Menurutnya, Program JKN ini sangat membantu keluarganya.

"Terima kasih kepada pemerintah atas program ini. Tanpa BPJS Kesehatan, saya tidak tahu bagaimana kami bisa menghadapi biaya kesehatan yang tinggi di usia seperti ini,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved