Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Debat Capres Pertama Trump vs Harris: Kandikat Republik Banyak Bohong

Debat pertama Calon Presiden Kamala Harris versus Donald Trump menyita perhatian publik global.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Debat pertama Calon Presiden Kamala Harris versus Donald Trump pada Rabu 11 September 2024 Wita menyita perhatian publik global. Trump dinilai banyak berbohong. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Debat pertama Calon Presiden Kamala Harris versus Donald Trump menyita perhatian publik global.

Trump dari Partai Republik dinilai banyak berbohong. Retorikanya tidak didukung fakta dan data akurat.

Kathryn Watson dan Kaia Hubbard dari CBS News melaporkan beberapa hal yang perlu diketahui tentang debat Trump-Harris.

Mantan Presiden Trump dan Wakil Presiden Harris bertemu di Philadelphia pada hari Rabu 11 September 2024 pagi Wita untuk  debat presiden yang kontroversial, pertarungan berisiko tinggi yang dapat membentuk sisa kampanye dengan waktu kurang dari dua bulan menjelang Hari Pemilihan.

Selama debat 90 menit, yang diselenggarakan oleh ABC News, Trump dan Harris berselisih pendapat mengenai aborsi, imigrasi, ekonomi, kebijakan luar negeri, dan banyak lagi. 

Trump mengulang banyak kebohongan tentang migran, kampanye Harris, aborsi, 6 Januari, dan isu-isu lainnya. 

CBS News memeriksa fakta-fakta tersebut dan klaim-klaim lainnya yang dibuat selama debat.

Debat tersebut merupakan kali pertama Harris dan Trump bertemu langsung. Kedua kubu telah menyatakan kesediaan untuk berpartisipasi dalam setidaknya satu debat lagi, tetapi rencana untuk pertemuan kedua belum dirampungkan.

Berikut ini adalah beberapa hal penting dari debat presiden yang berlangsung:

Kedua kandidat muncul di panggung tak lama setelah pukul 9 malam untuk memulai acara. Harris berjalan ke sisi panggung Trump untuk menjabat tangannya.

"Kamala Harris. Mari kita berdebat dengan baik," kata Harris.

"Senang bertemu denganmu. Selamat bersenang-senang," jawab Trump.

ABC mengadakan undian koin virtual minggu lalu, dan Trump menang. Ia harus memilih urutan pernyataan penutup atau di mana ia akan berdiri di panggung. 

Trump memilih untuk menyampaikan pernyataan penutup terakhir. Harris kemudian memilih posisinya di panggung, memilih untuk tampil di sisi kanan layar pemirsa.

Debat ini dimoderatori oleh David Muir dan Linsey Davis dari ABC.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved