Senin, 15 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Harris: Trump Jual Amerika ke Tiongkok, Selisih soal Aborsi

Harris mengatakan pemerintahan Trump menjual teknologi chip Amerika ke Tiongkok untuk membantu mereka "memodernisasi" militer mereka.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Donald Trump dan Kamala Harris saat Debat Capres AS, Rabu 11 September 2024 Wita. Harris mengatakan pemerintahan Trump menjual teknologi chip Amerika ke Tiongkok untuk membantu mereka "memodernisasi" militer mereka.  

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Kamala Harris mengatakan Donald Trump mengundang perang dagang dengan negara lain, dan di bawah kepemimpinannya, defisit perdagangan merupakan salah satu yang tertinggi yang pernah dialami AS.

Harris mengatakan pemerintahan Trump menjual teknologi chip Amerika ke Tiongkok untuk membantu mereka "memodernisasi" militer mereka. 

"Trump pada dasarnya mengkhianati kita," kata Harris. Sebaliknya, pemerintahan berikutnya perlu fokus pada hubungan dengan sekutu AS, dan pada peningkatan tenaga kerja Amerika, Harris menambahkan.

Dikutip CBS News, Harris berpendapat bahwa Trump bersikap lemah terhadap Tiongkok, dengan menunjuk pada sebuah cuitan saat Trump mengucapkan terima kasih kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping atas penanganannya terhadap krisis COVID, meskipun Tiongkok "tidak memberi kami transparansi tentang asal-usul COVID." 

Trump membalas, dengan mengatakan AS hampir tidak pernah membuat teknologi chip sebelumnya, dan mengkritik Harris atas perubahan kebijakannya. 

"Semua yang diyakininya tiga tahun lalu dan empat tahun lalu sudah tidak berlaku lagi," kata Trump tentang Harris, seraya mengatakan Harris mengadopsi kebijakannya sendiri. Trump bercanda tentang pengiriman topi MAGA kepada Harris. 

Selisih Aborsi

Para kandidat berdebat mengenai hak reproduksi, sebuah isu yang telah menjadi ciri khas pemilu baru-baru ini sejak Mahkamah Agung membatalkan hak konstitusional untuk aborsi pada tahun 2022, menyampaikan garis serangan yang sudah lazim. 

Trump menjelaskan posisinya mengenai pembatasan aborsi di Florida , setelah berubah-ubah sikap mengenai pembatasan aborsi enam minggu dalam beberapa minggu terakhir, menyalahkan Partai Demokrat atas posisi "radikal" mereka mengenai isu tersebut, dengan mengklaim bahwa mereka mendukung aborsi hingga bulan kesembilan kehamilan. 

"Mereka radikal, dan Demokrat radikal dalam hal itu," kata Trump.

Mantan presiden itu mengklaim bahwa calon wakil presiden Harris, Gubernur Minnesota Tim Walz, mendukung aborsi pada tahap akhir, sementara Harris menggelengkan kepalanya. 

Partai Demokrat pada umumnya mendukung pemulihan kerangka kerja aborsi yang ada di bawah Roe v. Wade, yang memungkinkan negara bagian untuk membatasi aborsi setelah janin dapat hidup, atau sekitar 24 minggu kehamilan. Sebagian besar aborsi terjadi lebih awal.

Survei tahun 2021 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menemukan bahwa 93 persen aborsi di AS terjadi pada trimester pertama, sebelum minggu ke-13. Kurang dari 1 persen dilakukan setelah 21 minggu.

Trump mengaku bertanggung jawab atas putusan Mahkamah Agung tahun 2022 yang membatalkan Roe v. Wade, yang telah berulang kali dilakukannya semasa kampanye, seraya menegaskan bahwa aborsi kini harus diserahkan kepada negara bagian. 

Harris menyalahkan Trump atas pembatasan aborsi yang sekarang berlaku di puluhan negara bagian, sambil membantah klaimnya tentang aborsi pada tahap akhir. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved