Breaking News
Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Analisa Arizona Penentu Kemenangan Harris atau Trump

Arizona, AS, akan memainkan peran kunci dalam menentukan apakah Kamala Harris atau Donald Trump yang akan memenangi Gedung Putih.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harrid dan Donald Trump. Arizona, AS, akan memainkan peran kunci dalam menentukan apakah Harris atau Trump yang akan memenangi Gedung Putih. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Para pemilih di Maricopa County, daerah pemilihan terbesar di negara bagian Arizona, AS, akan memainkan peran kunci dalam menentukan apakah Kamala Harris atau Donald Trump yang akan memenangi Gedung Putih pada bulan November.

Maricopa County adalah rumah bagi Phoenix, ibu kota negara bagian Arizona, di mana suhu tinggi rata-rata melebihi 100 derajat Fahrenheit (37,7 Celsius) selama empat bulan dalam setahun.

Dikutip NDTV, kota metropolitan yang bermandikan sinar matahari ini diberi nama pada akhir abad ke-19 setelah didirikan di atas reruntuhan peradaban penduduk asli kuno. 

Pemukiman kecil yang terletak di Gurun Sonora bagian utara ini hanya bernilai 550 dolar setelah Perang Saudara AS.

Irigasi membantu Phoenix tumbuh dari kota perbatasan yang sepi dengan kaktus saguaro menjadi pusat jeruk, ternak, dan kapas. Iklimnya yang panas dan kering kemudian menjadikannya daya tarik bagi pasien tuberkulosis.

Setelah Perang Dunia II, para imigran, pensiunan, dan keluarga muda yang mencari cuaca hangat dan biaya rendah berbondong-bondong ke daerah tersebut, sehingga populasinya meningkat drastis, sebagian berkat munculnya AC.

Phoenix kini menjadi kota dengan populasi terbesar kelima di negara ini, melampaui Philadelphia. 

Lebih dari 1,6 juta warga Amerika tinggal di pusat jasa keuangan dan manufaktur tersebut, menurut Sensus AS terbaru.

Secara Historis

Daerah tersebut -- rumah bagi sekitar 4,5 juta orang, atau 62 persen dari populasi Arizona -- merupakan yurisdiksi pemungutan suara terbesar kedua di negara tersebut, dan hingga saat ini merupakan benteng Partai Republik yang dapat diandalkan.

"Menurut saya, pemilihan yang paling penting adalah pada tahun 2016 ketika Trump menang dengan selisih tiga poin persentase. Empat tahun sebelumnya, Mitt Romney menang dengan selisih 11 poin," kata David Berman, profesor emeritus ilmu politik di Arizona State University.

Presiden Joe Biden mengalahkan Trump di Maricopa County dengan lebih dari 45.000 suara pada tahun 2020, membantunya memutus rekor kemenangan hampir delapan dekade untuk kandidat presiden Partai Republik di Arizona.

Berman mengatakan agenda sayap kanan Trump telah mengasingkan sebagian warga Arizona yang lebih menyukai Partai Republik yang lebih beraliran tengah, seperti mendiang senator AS John McCain.

Hispanik Bertambah

Populasi Hispanik di Maricopa County telah tumbuh hingga mencapai hampir sepertiga dari seluruh penduduk, menurut sensus terbaru.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved