Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Hari Indonesia Menabung, Sekprov Sulut Steve Kepel Cerita Tentang Celengan dari Tanah Liat dan Bambu

Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Steve Kepel memotivasi ribuan siswa dan mahasiswa untuk menabung sejak dini. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Fernando Lumowa/Tribun Manado
Penyerahan Tabungan Simpanan Pelajar oleh Sekprov Sulut, Steve Kepel kepada penerima didampingi Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar dalam Puncak Hari Indonesia Menabung di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (22/8/2024). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Steve Kepel memotivasi ribuan siswa dan mahasiswa untuk menabung sejak dini. 

Hal itu berlangsung dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (22/8/2024). 

Sekprov bercerita, zaman ia sekolah, menabung begitu konvensional. Ia biasa menyisihkan uang jajan untuk ditabung. 

Uang rupiah logam disimpan dalam celengan terbuat dari tanah liat.

"Ada juga yang simpan di celengan bambu. Jeleknya, kalau uang kertas, kita simpan lama lapuk," kata Kepel. 

Simpanan itu dibuka dalam waktu tertentu. Biasanya dibuka jelang Natal. 

"Sekarang, kalian sudah modern.  Menabung virtual, bisa lewat handphone," kata Kepel. 

Dengan teknologi yang ada, sekarang untuk menabung semakin mudah. Termasuk untuk menjangkau pelajar siswa dan mahasiswa. 

"Sekarang segala sesuatu dengan dunia maya. Rugi jika kita tidak manfaatkan internet," katanya. 

Sekprov berharap OJK dan Industri Jasa Keuangan (IJK) terus meningkatkan literasi keuangan di tengah masyarakat Sulawesi Utara

"Anak-anak kita harus dikenalkan manfaat menabung sejak dini. Mereka diberi pemahaman dan kesadaran sehingga tidak terjerumus ke pinjol ilegal, judi online," katanya. 

Perbankan diminta berinovasi dan melahirkan produk yang inovatif dan kreatif sehingga bisa menarik minat generasi Y dan Alpha nantinya. 

Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar menjelaskan, dalam rangkaian Hari Indonesia Menabung (HIM) di Sulawesi Utara selang 1 Juni hingga 15 Agustus, pihaknya dan perbankan memacu Program Satu Rekening Satu Pekajar (Kejar) .

Perbankan di Sulut sukses mendapatkan 5.567 rekening simpanan pelajar baru. 

"Hingga Maret  2024, program Kejar telah berhasil mencapai 57,05 juta pelajar dengan cakupan 85,58 persen di Indonesia," kata Robert. 

Adapun total  simpanan mencapai Rp 32,83 triliun dengan melibatkan 538 bank peserta di seluruh Indonesia.(ndo) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved