Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah

Sejarah Hari Ini, 13 Agustus 1961 Tembok Berlin Dibangun, Simbol Perang Dingin Komunis vs Kapitalis

Tembok Berlin dibangun oleh Jerman Timur atau dengan nama resmi Republik Demokratik Jerman yang berideologi komunis di bawah pengaruh Uni Soviet.

|
Editor: Rizali Posumah
Wikipedia/Domain Publik
Tembok Berlin. Tembok yang memisahkan Jerman Timur dan Jerman Barat di era Perang Dingin antara Blok Komunis dan Blok Kapitalis pasca Perang Dunia II. 

Hingga akhir 1950-an, diperkirakan sekitar tiga juta warga Jerman Timur telah kabur ke Barat.

Untuk mengatasi hal ini, pada 13 Agustus 1961 dini hari, Jerman Timur mulai membangun pagar penghalang menggunakan pagar berduri agar tidak ada lagi penduduknya yang melarikan diri.

Selama dua minggu berikutnya, Jerman Timur membangun tembok beton sepanjang 27 mil atau sekitar 40 kilometer.

Tembok beton inilah yang kemudian disebut Tembok Berlin dengan panjang total mencapai 87 mil atau sekitar 140 kilometer.

Setelah Tembok Berlin dibangun, baik warga Jerman Barat maupun Jerman Timur hanya bisa melewati perbatasan melalui pos pemeriksaan.

Apabila tidak ada keperluan khusus, orang-orang dari Berlin Timur dan Barat jarang diizinkan melintasi perbatasan.

Runtuhnya Tembok Berlin

Keberadaan Tembok Berlin tidak menyurutkan semangat pembelot Jerman Timur untuk menyeberang ke Jerman Barat.

Selama bertahun-tahun, Tembok Berlin dijadikan penanda perang dingin antara Jerman Timur dengan Jerman Barat.

Ketegangan memuncak pada 1989, saat penduduk Jerman Timur melakukan demonstrasi masif guna menuntut adanya demokrasi.

Kala itu, Uni Soviet juga sedang mengalami masalah perekonomian, sehingga rakyat semakin sengsara.

Pada 9 November 1989 malam, pemimpin Jerman Timur, Gunter Schabowski, menyampaikan akan ada reformasi, di mana rakyatnya akan bebas melintasi perbatasan.

Rakyat Jerman Timur mengartikan perkataan Gunter Schabowski bahwa Tembok Berlin akan dibuka.

Lebih dari dua juta warga Jerman membanjiri pos pemeriksaan malam itu.

Mereka pun mulai merobohkan Tembok Berlin menggunakan palu godam.

Hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan, Tembok Berlin berhasil dihancurkan, menandakan hilangnya pembatas Jerman Barat dan Jerman Timur.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved