Olimpiade Paris 2024
Atlet Angkat Besi Indonesia Eko Yuli Irawan Tersisih di Olimpiade Paris 2024
Eko Yuli Irawan melawan banyak debutan dan pemain muda di cabang olahraga angkat besi kelas 61 kg di Olimpiade Paris 2024.
Catatan terbaik Erati Kaimauri hanya 100 kg setelah 3 kali percobaan.
Pemegang rekor Clean & Jerk asal Amerika Serikat, Morris Hampton mengawali kesempatan dengan mengangkat beban 122 kg. Ia tanpa kendala melewati itu.
Tapi pada kesempatan kedua snacth dengan beban 125 kg, ia gagal. Morris mencatatkan angkat terbaik pada kesempatan ketiga snatch dengan beban 126 kg.
Nasib kurang beruntung dialami oleh lifter Vietnam, Trinh van Vinh. Dia mengambil angkatan 128 kg untuk kesempatan pertama.
Kesempatan tersebut gagal. Ia mencoba pada dua kesempatan berikutnya, namun kembali gagal menyelesaikan angkatan snatch.
Catatan apik ditunjukkan oleh lifter Thailand, Silachai Theerapong. Dia berhasil mengangkat dua kesempatan snatch dengan masing-masing beban 127 kg dan 130 kg.
Pada kesempatan ketiga dia menambah 2 kg beban dan berhasil menyelesaikannya. Angkatan snatch terbaik Silachai yakni 132 kg.
Catatan itu adalah yang terbaik dibandingkan lifter Malaysia, Italia, Papua Nugini, dan Amerika serikat.
Lifter Italia yang digadang-gadang salah satu penantang Eko Yulianto gagal di seluruh percobaan snatch. Mulai dari angkatan 132 kg, 143 kg, dan yang terakhir 134 kg.
Tiba saatnya wakil Indonesia, Eko Yuli Irawan. Dia mengambil kesempatan snatch pertama dengan beban 135 kg, namun Eko gagal.
Pada kesempatan kedua, lifter paling tua di antara kontestan angkat besi Olimpiade Paris 2024 ini berhasil mengangkat beban 135 kg.
Li Fabin menaikkan beban snatch pada kesempatan pertama, ia memilih 137 kg dan berhasil melewati angkatan Eko Yuli.
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu menyelesaikan angkatan pertama tanpa kendala.
Melihat capaian Li Fabin, Eko Yuli menaikkan beban angkatan snatch ketiga dengan beban 139 kg. Ia berhasil mengangkat beban tersebut, namun tidak masuk dalam hitungan wasit karena press-out.
Tak mau kalah dengan Eko Yuli, Li Fabin memilih beban 140 kg dan ia berhasil mengangkat beban tersebut.
| Bonus Atlet Indonesia Peraih Medali di Olimpiade Paris 2024, Segini Besarannya, Pelatih juga Dapat |
|
|---|
| Link Live Streaming Angkat Besi Putri Olimpiade Paris 2024, Nonton Aksi Nurul Akmal di Sini |
|
|---|
| Perolehan Medali Olimpiade Paris 2024, China Geser AS, Hari Terakhir Makin Memanas |
|
|---|
| Jadwal Angkat Besi Putri Olimpiade Paris 2024, Ada Nurul Akmal Harapan Emas Indonesia |
|
|---|
| Curhatan Greysia Polii Usai Indonesia Raih Medali Emas di Luar Cabor Bulu Tangkis, Banjir Nangis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Atlet-angkat-besi-Indonesia-Eko-Yuli-Irawan-tersisih-di-Olimpiade-Paris-2024.jpg)