Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Tren Polarisasi Pemilih Amerika: Kulit Hitam Solid ke Harris, Kulit Putih ke Trump

Kandidat Partai Demokrat Kamala Harris memperoleh lebih banyak dukungan dari pemilih kulit hitam ketimbang Biden.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Donald Trump dan Kamala Harris. Kandidat Partai Demokrat Harris memperoleh lebih banyak dukungan dari pemilih kulit hitam ketimbang Biden. 

Namun, lonjakan biaya hidup dan apa yang mereka lihat sebagai kurangnya kemajuan dalam masalah keadilan rasial telah memicu kekecewaan di beberapa kalangan.

Terrance Woodbury, seorang juru survei Demokrat yang mengkhususkan diri dalam penjangkauan pemilih minoritas, mengatakan Harris membutuhkan dukungan yang sangat besar dari warga Afrika Amerika untuk mengimbangi kelemahannya di antara pemilih kulit putih, khususnya pria kulit putih dan para manula.

Biden memenangkan 92 persen suara warga kulit hitam pada tahun 2020, sementara Trump memenangkan 55 persen suara warga kulit putih, menurut analisis jajak pendapat oleh Pew Research Center.

"Dia harus mengonsolidasikan basis pemilih kulit hitamnya, pemilih muda, dan perempuan kulit berwarna," kata Woodbury.

Harris dapat meraih dukungan lebih besar dari pemilih kulit hitam yang sebelumnya ragu-ragu. Sekitar 19 persen pemilih kulit hitam terdaftar pada bulan Juli mengatakan mereka belum menentukan pilihan, mungkin akan memilih kandidat ketiga atau tidak memilih sama sekali, turun dari 31 persen pada bulan Mei dan Juni.

Seorang pejabat kampanye Harris mengatakan kampanyenya memperkirakan persaingan akan tetap ketat menjelang November.
Tim kampanye Trump tidak menanggapi permintaan komentar.

Trump secara keliru menuduh Harris sebelumnya meremehkan warisan Kulit Hitamnya. Ia menuai ejekan dari sebuah konvensi jurnalis Kulit Hitam ketika ia mengatakan Harris hanya mempromosikan warisan India-nya di masa lalu. Harris, yang merupakan keturunan India dan Jamaika, telah lama mengidentifikasi dirinya sebagai Kulit Hitam dan Asia.

Reuters menggabungkan beberapa jajak pendapat untuk meneliti tren di antara kelompok ras dan etnis yang lebih kecil. Margin kesalahan untuk hasil jajak pendapat bervariasi antara sekitar 2 dan 6 poin persentase. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved