Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Pasar Saham Global Jatuh, Trump Salahkan Harris dan Biden

Donald Trump pada Senin 5 Agustus 2024 tampak bersukacita dalam menanggapi aksi jual pasar saham global dan menyalahkan Biden - Harris.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Mantan Presiden Donald Trump. Dia pada Senin 5 Agustus 2024 tampak bersukacita dalam menanggapi aksi jual pasar saham global dan menyalahkan Biden - Harris. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Mantan Presiden Donald Trump pada Senin 5 Agustus 2024 tampak bersukacita dalam menanggapi aksi jual pasar saham global dan menyatakan bahwa pesaingnya dari Partai Demokrat harus disalahkan.

“Pasar saham jatuh. Sudah saya bilang pada Anda!!! Kamala (Harris) tidak punya petunjuk. Biden terlelap. Ssemua disebabkan oleh kepemimpinan AS yang tidak kompeten!” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Pasar saham AS anjlok pada hari Sabtu menyusul laporan kinerja yang lebih lemah dari perkiraan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa ekonomi dapat melambat lebih cepat dari yang diperkirakan analis.

Sarah Fortinsky dari The Hill melaporkan, pada hari Senin, aksi jual semakin intensif, dengan saham berjangka untuk S&P 500 turun lebih dari 2 persen dan turun lebih dari empat persen untuk Nasdaq.

Pasar di seluruh dunia mengalami penurunan, terutama di Asia dan Eropa. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 12,4 persen, dan indeks Topix turun 12,2 persen.

Pasar saham secara umum telah menanjak sejak awal tahun 2023 berdasarkan data ekonomi yang kuat, karena tingkat ketenagakerjaan terus melampaui ekspektasi dalam menghadapi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang dimaksudkan untuk memperlambat ekonomi.

Trump, yang mengikatkan dirinya ke pasar saham selama masa kepresidenannya, telah sering mencoba mengklaim bertanggung jawab atas rekor pasar saham yang dibuat di bawah Presiden Biden.

Awal tahun ini, ia mengatakan pasar berjalan baik "karena mereka mengira saya akan terpilih." Ia juga mengatakan sentimen investor meningkat karena jajak pendapatnya terhadap Biden "sangat bagus."

Tim kampanye Biden mengejek komentar tersebut sebagai tanggapan, dengan mengatakan bahwa Trump “berusaha mati-matian untuk mengambil keuntungan dari pasar saham yang mencapai rekor tertinggi di bawah Presiden Biden.” (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved