Minsel Sulawesi Utara
Jeritan Hati Petani Cengkih Sulawesi Utara di Tengah Harga yang Anjlok: Tak Sebanding Biaya Produksi
Para petani cengkih di berbagai wilayah Sulut merasa cukup tertekan dengan harga jual cengkih yang jauh dari ekspektasi.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Indry Panigoro
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara (Sulut), dikenal sebagai daerah penghasil cengkih.
Tapi kini tengah menghadapi tantangan besar.
Para petani cengkih di berbagai wilayah Sulut merasa cukup tertekan dengan harga jual cengkih yang jauh dari ekspektasi.
Pantauan Sabtu, (27/7/2024) kemarin, harga cengkih terpantau hanya Rp 83 ribu per kilogram.
Angka yang cukup jauh dari harga normal yang biasanya berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 105 ribu per kilogram.
Karel Leler, seorang petani cengkih dari Minahasa Selatan, mengungkapkan kekecewaannya.

"Kami cukup kecewa dengan harga saat ini," ujar Karel saat dihubungi oleh Tribunmanado.co.id via telepon pada Minggu, (28/7/2024).
Menurut Karel, harga jual yang rendah ini tidak sebanding dengan biaya produksi yang semakin meningkat.
Dia bercerita, para buruh yang memetik cengkih kini tidak lagi mau dibayar Rp 4 ribu per liter.
Melainkan meminta upah Rp 6 ribu per liter, itupun harga paling rendah.
"Selain itu, biaya untuk menyewa tenaga kerja yang menjemur cengkih juga mengalami kenaikan signifikan," katanya.
Saat ini, biaya sewa pekerja harian berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu per hari.
Ditambah lagi dengan kewajiban menyediakan makan bagi para pekerja, petani juga yang tanggung.
"Biaya lainnya juga cukup besar, seperti terpal, karung, dan berbagai kebutuhan operasional lainnya," ungkap Karel.
Setiap hasil panen yang sudah bisa dijual, langsung dijual oleh para petani.
Stenly Lengkey Nakhodai DPC Perindo Minsel, Meyvo Rumengan: Kerja Nyata untuk Masyarakat |
![]() |
---|
Tenggelam Usai Lompat dari Tongkang, Filipo Jansen Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Mobongo Minsel |
![]() |
---|
Ribuan Ikan Mati Mendadak, Petani Kolam di Minsel Rugi Ratusan Juta, Diduga Tercemar Limbah |
![]() |
---|
Diduga karena Limbah Perusahaan, Warga Tumpaan Minsel Rugi Ratusan Juta, Ikan Mas dan Mujair Mati |
![]() |
---|
Warga Tumpaan Minsel Sulut Rugi Ratusan Juta Rupiah, Ikan Mas dan Mujair Milik Mereka Mati Misterius |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.