Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Trump vs Harris: Saling Mengalahkan saat Head to Head dan Simulasi 3 Nama

Survei terbaru, Harris tertinggal satu poin saat head to head dan simulasi tiga nama Trump kalah satu poin dari kandidat kuat Partai Demokrat itu.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Mantan Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris. Survei terbaru, Harris tertinggal satu poin saat head to head dan simulasi tiga nama Trump kalah satu poin dari kandidat kuat Partai Demokrat itu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Wakil Presiden Kamala Harris bersaing ketat dengan mantan Presiden Donald Trump.

Survei terbaru, Harris tertinggal satu poin saat head to head dan simulasi tiga nama Trump kalah satu poin dari kandidat kuat Partai Demokrat itu.

Survei New York Times/Siena College yang diterbitkan Jumat 26 Juli 2024, di antara para pemilih potensial, Trump unggul 48 persen dibanding Harris yang 47 persen dalam pertarungan langsung.

Trump mengungguli Biden dengan enam poin saat Times melakukan jajak pendapat pada bulan Juni.
Ketika kandidat pihak ketiga dan Robert F Kennedy Jr diikutsertakan, Harris memperoleh 44 persen dibanding Trump yang 43 persen, Kennedy 5 persen.

Temuan Times menambahkan data lain ke tren yang muncul sejak Biden keluar dari persaingan. Harris menunjukkan tanda-tanda awal untuk memperkecil kesenjangan.

Jared Mitovich dari Politico menjelaskan, survei tersebut menemukan bahwa kedua kandidat diuntungkan dengan cara yang berbeda — Harris dari peningkatan popularitas dan perolehan suara yang besar di antara beberapa kelompok demografi dan Trump dari kombinasi kekuatan yang berkelanjutan dengan basisnya dan peringkat dukungan tertingginya dalam pemilihan tersebut.

Dibanding Biden pada bulan Juni, Harris telah mengambil alih keunggulan 2 poin persentase atas Trump di antara pemilih independen.

Dia membalikkan keunggulan 10 poin persentase sebelumnya yang dimiliki mantan presiden tersebut.

Ia membuka keunggulan 14 poin persentase dengan para pemilih perempuan, keunggulan 21 poin persentase dengan para pemilih berusia 18-29 tahun.

Keunggulan 24 poin persentase dengan para pemilih Hispanik, dan keunggulan 53 poin persentase dengan para pemilih kulit hitam — semuanya peningkatan dua digit dari angka Biden bulan lalu.

Trump memperoleh suara lebih baik daripada Harris di antara para pemilih kulit putih, laki-laki dan yang lebih tua.

Sementara itu, Trump tampaknya diuntungkan oleh dinamika yang lebih konvensional.

Peningkatan konvensi, ketika kandidat terkadang tampil lebih baik dalam jajak pendapat setelah mereka menerima nominasi di konvensi partai.
Konvensi minggu lalu khususnya menyatukan Partai Republik, dengan partai tersebut mendukung mantan presiden tersebut setelah ia selamat dari percobaan pembunuhan.

Empat puluh tujuh persen calon pemilih kini memiliki pandangan "agak" atau "sangat" positif terhadap Trump, naik 9 poin persentase sejak Juni dan merupakan rekor tertinggi dalam jajak pendapat Times/Siena.

Pada saat yang sama, 45 persen calon pemilih memiliki pandangan "sangat tidak positif" terhadapnya, naik 6 poin persentase dari bulan lalu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved