Breaking News
Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Harris Siap Berdebat dengan Trump dan Menuduhnya Mundur dari Debat 10 September

Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan kepada para wartawan pada Jumat 26 Juli 2024 bahwa dia “siap untuk berdebat dengan Donald Trump.”

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Wakil Presiden Kamala Harris. Kandidat Partai Demokrat ini mengatakan kepada para wartawan pada Jumat 26 Juli 2024 bahwa dia siap untuk berdebat dengan Donald Trump. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan kepada para wartawan pada Jumat 26 Juli 2024 bahwa dia “siap untuk berdebat dengan Donald Trump.”

Dia menuduh Trump “mundur” dari kesepakatan sebelumnya untuk debat yang diselenggarakan oleh ABC News pada 10 September.

“Saya pikir para pemilih berhak untuk melihat layar terpisah yang ada dalam perlombaan ini di panggung debat,” katanya setelah mendarat di Pangkalan Gabungan Andrews setelah melakukan perjalanan ke Indiana dan Texas.

Debat pada 10 September merupakan salah satu dari dua debat yang telah disepakati oleh Presiden Joe Biden dan Trump. Debat pertama diselenggarakan oleh CNN pada tanggal 27 Juni, namun Biden telah keluar dari persaingan dan mendukung Harris sebagai penggantinya.

Trump mengatakan bahwa ia lebih suka mengalihkan debat ke Fox News, namun ia bersedia untuk berhadapan dengan Harris lebih dari sekali.

Harris tidak menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan Fox News menjadi pembawa acara debat.

Juru bicara kampanye Trump, Steven Cheung, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam bahwa pengaturan debat “tidak dapat diselesaikan sampai Demokrat secara resmi memutuskan calon mereka.”

“Partai Demokrat masih bisa berubah pikiran,” kata Cheung.

Alex Conant, seorang konsultan Partai Republik, mengatakan bahwa debat tersebut dapat menjadi “sangat menentukan.” “Ini adalah satu-satunya waktu di mana para pemilih benar-benar menyimak,” ujarnya.

Kampanye tahun ini telah menunjukkan potensi kekuatan dari sebuah debat. Penampilan buruk Biden pada tanggal 27 Juni menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa ia sudah terlalu tua untuk masa jabatan kedua. Dukungannya di dalam Partai Demokrat runtuh, dan ia mengakhiri upaya pencalonannya kembali pada hari Minggu.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved