Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Survei Pilpres AS: Biden Makin Terpojok, Trump di Atas Angin

Posisi Presiden Joe Biden semakin terpojok, sementara rivalnya mantan Presiden Donald Trump di atas angin menurut sejumlah survei.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Joe Biden dan Donald Trump. Posisi Presiden Joe Biden semakin terpojok, sementara rivalnya mantan Presiden Donald Trump di atas angin menurut sejumlah survei. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Politik menjelang Pilpres Amerika Serikat semakin dinamis.

Posisi Presiden Joe Biden semakin terpojok, sementara rivalnya mantan Presiden Donald Trump di atas angin menurut sejumlah survei.

Trump mengungguli Biden dalam sebagian besar survei nasional setelah debat penting mereka pada tanggal Jumat 28 Juni 2024, menurut penelusuran Real Clear Politics terhadap sejumlah survei.

Survei terbaru menemukan lebih dari separuh pendukung Biden yakin ia harus keluar dari pencalonan dan 81 persen yakin ia terlalu tua untuk masa jabatan berikut.

Sara Dorn dari Forbes menjelaskan, temuan Real Clear Politics, Trump mengungguli Biden dengan tiga poin, perubahan 1,5 poin yang menguntungkan Trump sejak debat.

Unggul 1,6 poin dalam pelacak survei FiveThirtyEight, kenaikan 1,9 poin dari 27 Juni.

Survei ABC News/Ipsos/Washington Post yang dirilis hari Jumat menemukan Biden dan Trump imbang di antara pemilih terdaftar, dan Trump unggul satu poin jika Robert F Kennedy Jr menjadi pilihan, hasil yang lebih baik dari biasanya untuk Biden.

Namun, survei itu juga menunjukkan 67 persen menganggap Biden harus mundur dari pencalonan, sementara 85 persen mengatakan Biden terlalu tua untuk menjabat sebagai presiden, naik dari 81 persen pada bulan April dan 68 persen setahun yang lalu.

Di antara pendukung Biden, 54 persen mengatakan dia harus mundur dan 81 persen mengatakan dia terlalu tua untuk masa jabatan berikut.

Trump unggul tiga poin atas Biden dalam jajak pendapat terbaru oleh Emerson College, yang dilakukan pada 7-8 Juli, dan unggul dua poin dalam kedua survei mingguan Morning Consult.

Trump mengungguli Biden dengan enam poin dalam survei New York Times/Siena College yang dilakukan pada 28 Juni-2 Juli.

Perbedaan tiga poin yang menguntungkan Trump sejak jajak pendapat seminggu sebelumnya, dan keunggulan terluas Trump dalam jajak pendapat mana pun oleh kelompok tersebut sejak ia meluncurkan kampanye presiden pertamanya pada tahun 2015.

Survei Wall Street Journal yang dilakukan setelah debat juga menemukan Biden tertinggal enam poin dari Trump, keunggulan terluas Trump atas Biden dalam survei Journal sejak 2021 dalam pertarungan dua arah, dan peningkatan empat poin dalam keunggulan Trump sejak Februari.

Survei pascadebat CBS/YouGov yang dilakukan di tujuh negara bagian medan pertempuran penting yang kemungkinan besar akan menentukan pemenang pemilu menemukan Trump unggul atas Biden dengan tiga poin, setelah membuntutinya dengan satu poin bulan lalu.

Sementara itu, Biden menolak seruan dari 11 elite Partai Demokrat di DPR dan satu di Senat, pakar terkemuka, dan beberapa media berita untuk mengundurkan diri dari pencalonannya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved