Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Biden Masih Kompetitif Hadapi Trump di Pilpres AS: Peluang Kamala Harris?

Survei menunjukkan Presiden Joe Biden tertinggal dari mantan Presiden Donald Trump.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Hasil survei Pilpres AS versi JL Partners. Survei menunjukkan Presiden Joe Biden tertinggal dari mantan Presiden Donald Trump. 

“Jadi keunggulan tiga poin (saat ini) bagi Trump adalah posisi terbaik dibandingkan Biden.”

Enten juga menunjukkan bahwa kandidat Republik terakhir yang memimpin jajak pendapat presiden adalah George W Bush, pada bulan Juli 2000.

Bush mengalahkan wakil presiden Bill Clinton, Al Gore, pada bulan November. Jika Biden memilih untuk mundur, wakil presiden Demokrat lainnya, Harris, akan berada di posisi terdepan untuk maju.

Namun jajak pendapat juga tidak berpihak pada Harris dan dalam satu survei yang dirilis pada hari Selasa, skornya lebih rendah dalam persaingan langsung dengan Trump dibandingkan dengan Hillary Clinton, mantan ibu negara, senator, dan menteri luar negeri yang kalah dalam pemilihan presiden melawan Trump pada tahun 2016 dan tidak disebut-sebut sebagai pilihan serius bagi Demokrat kali ini.

Clinton mengalahkan Trump dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Bendixen & Amandi, sebuah firma Demokrat. Harris dan Biden kalah.

Ada berita yang lebih baik untuk Harris, dengan satu jajak pendapat menempatkannya di depan Trump dengan selisih satu poin, 42 persen berbanding 41 persen. Hal itu berbeda dengan temuan Emerson College, sebuah lembaga jajak pendapat arus utama, yang menempatkan Trump di depan Harris dengan selisih enam poin, 49 persen berbanding 43 persen.

Emerson juga menguji Trump terhadap sejumlah calon pengganti Biden lainnya.

Semuanya – dari Bernie Sanders, senator Vermont, hingga Gretchen Whitmer, gubernur Michigan – jelas berada di posisi kedua terbaik.

Kembali pada perlombaan sebenarnya, Emerson mendapati Trump unggul atas Biden dengan perolehan suara 46 persen berbanding 43 persen.

Spencer Kimball, direktur eksekutif Emerson College Polling, mengatakan : “Sejak sebelum debat presiden pertama, dukungan terhadap mantan Presiden Trump tetap di angka 46 persen, sementara dukungan terhadap Presiden Biden telah menurun dua poin persentase.”

Ketika kandidat pihak ketiga disertakan, kandidat independen Robert F Kennedy Jr menarik dukungan 6 persen – sebuah tanda yang mengkhawatirkan bagi Biden.

Kimball punya berita yang lebih buruk untuk kampanye presiden tentang pemilih yang secara teori dapat dibujuk.

"Pergeseran signifikan dari Biden terjadi di kalangan pemilih independen, yang memilih Trump dengan persentase 42 persen berbanding 38 persen. Bulan lalu, mereka memilih Biden dengan persentase 43 persen berbanding 41 persen." (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved