Manado Sulawesi Utara
Jalur White Horse di Pondol Manado Sulut, Diduga Jejak Pangeran Diponegoro, Ada Kisah Cinta
Ditahan di Fort Niew Amsterdam, Diponegoro yang berjiwa bebas dan meluap luap, merasa terkekang dengan sempitnya tembok itu
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepuluh bulan lamanya Pangeran Diponegoro dibuang ke Manado, Sulawesi Utara.
Meski singkat, tapi ada banyak kisah sang pangeran di Manado.
Ditahan di Fort Niew Amsterdam, Diponegoro yang berjiwa bebas dan meluap luap, merasa terkekang dengan sempitnya tembok itu.
Baca juga: Sejarah Mesjid Al Muttaqin di Pondol Manado Sulut, Tempat Salat Pangeran Diponegoro Selama Dibuang
Ia bosan dan kerap bertengkar dengan adik perempuannya.
Sempat ada kisah asmara, saat Diponegoro jatuh cinta dengan seorang gadis.
Sayang cintanya itu tak berbalas.
Abdul Chair Albuchari, pengurus Masjid Al Muttaqin Pondol menuturkan, ada sebuah lokasi di Pondol yang dulunya dinamakan White Horse.
Lokasinya di pesisir pantai.
"Dugaan kuat, itu untuk menggambarkan pangeran Diponegoro dengan kuda putihnya," kata dia Jumat (22/3/2024).
Sebut dia, lokasi Diponegoro dikurung berada tak jauh dari kampung Pondol.
Sebagai seorang Muslim taat, Diponegoro tak lupa salat. Masjid yang ia singgahi adalah Masjid Al Muttaqin. "Diponegoro kerap singgah di Masjid ini," katanya. (Art)
Panti Werdha Senja Cerah Mapanget Manado Tampung 50 Lansia, Ada yang Ditelantarkan Keluarga |
![]() |
---|
Ada yang Tak Didatangi Keluarga, Komandan TNI AL Hibur Siswa Dikmata Saat Pelantikan di Manado |
![]() |
---|
Kisah Gen Z Jualan Kopi Keliling di Kota Manado, Sebut Gengsi Bikin Tak Bisa Makan |
![]() |
---|
Belajar bersama Mahasiswa Faperta Unsrat Manado Sentuh Anak-Anak yang Belum Merasakan Bangku Sekolah |
![]() |
---|
Warga Bitung Rela Jual Motor Demi Bisa Kerja di Kamboja, Janji Beli Mobil Kalau Sudah Gajian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.