Sabtu, 30 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemakzulan Jokowi

Kenapa Jokowi Sulit Dimakzulkan Saat Ini?

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyebut alasan kenapa Presiden Jokowi sulit untuk dimakzulkan.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Istimewa
Presiden Jokowi didemo dan berusaha dimakzulkan. Kabar tentang Pemakzulan Jokowi kembali mencuat seusai Pemilu 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tuntutan pemakzulan Jokowi dalam aksi demo di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (1/3/2024), menuai tanggapan.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin pun memberikan penilaian. 

Diketahui, aksi demo tersebut digelar oleh relawan Anies, dan Muhaimin (Amin).

Sejumlah tuntutan dilayangkan dalam aksi itu.

Mulai dari turunkan harga sembako, dugaan Pemilu curang, hingga dorongan untuk mewujudkan hak angket pemakzulan Jokowi.

Relawan Amin mengeklaim menggelar demo itu untuk menyuarakan suara rakyat yang merasa tidak puas dengan kepemimpinan Presiden Jokowi selama dua periode.

Demonstran berharap, agar Presiden Jokowi bisa diberhentikan dari jabatannya sebelum masa kepemimpinannya habis.

Menanggapi hal tersebut, Ujang mengatakan bahwa demo pemakzulan Jokowi tidak hanya terjadi pada Jumat kemarin, melainkan sudah ada sejak lama. 

Akan tetapi pemakzulan sulit dilakukan dan tak terealisasi hingga saat ini.

"Banyak isu yang akan menurunkan Jokowi di tengah jalan, sampai sekarang tidak berhasil dimakzulkan," ucapnya ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (2/3/2024).

Meski begitu, Ujang menilai Relawan Amin berhak untuk melakukan unjuk rasa dan menyampaikan aspirasinya karena Indonesia negara demokrasi.

Ujang mengungkapkan, berdasarkan hasil analisisnya, Jokowi sangat berat untuk dimakzulkan.

"Untuk melihat apakah pemakzulan Jokowi akan terwujud saya sudah berkali-kali menganalisis bahwa Jokowi berat, dan susah dimakzulkan," terangnya.

Menurut Ujang, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi masih cukup tinggi.

Salah satunya disebabkan karena aksi Jokowi yang suka bagi-bagi sembako kepada masyarakat.

"Jokowi banyak bagi-bagi Bansos. Jadi, masih dipercaya, dan tingkat kepuasannya masih tinggi," tutup Ujang.

Baca juga: Hak Angket Dugaan Kecurangan Pemilu 2024: Koalisi Perubahan Tunggu PDIP, Pemakzulan Jokowi?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved