Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Masa Tenang Pemilu 2024, Bawaslu Sulawesi Utara Gandeng Warga Perangi Politik Uang

Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh menuturkan, politik uang musti diperangi agar pemilu 2024 berkualitas.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Tribun Manado
Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bawaslu Sulawesi Utara siaga penuh terhadap politik uang di masa tenang Pemilu 2024

Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh menuturkan, politik uang musti diperangi agar pemilu 2024 berkualitas.

"Praktik ini melecehkan kecerdasan pemilih, merusak demokrasi dan melahirkan pemimpin bermental koruptor," ujar dia Minggu (11/2/2024).

Ia mengajak warga bareng Bawaslu untuk memerangi politik uang.

Komisioner Bawaslu Sulut Erwin Sumampouw menambahkan, pihaknya siap gelar patroli anti politik uang pada masa tenang hingga H - 1 Pemilu 2024.

"Kita gelar patroli politik uang," katanya.

Ia menuturkan, patroli akan berlangsung berjenjang. 

Dari provinsi hingga tingkat kecamatan.

"Patroli akan libatkan Gakumdu dan unsur lainya," kata dia. 

Ia menjelaskan, objek pengawasan di hari H adalah semua orang.

Dia mewarning siapapun untuk tidak coba - coba melakukan politik uang.

"Ini adalah tindakan pidana, marilah kita berkompetisi secara fair tanpa adanya politik uang," katanya.

Diketahui, Bawaslu RI telah merilis hasil pemetaan kerawanan politik uang di Pemilu.

Sulawesi Utara termasuk dalam lima besar provinsi rawan.

Sulut berada di urutan kelima dengan skor kerawanan 38,89.

Peringkat kerawanan politik uang di Indonesia adalah Maluku Utara menduduki peringkat puncak dengan skor 100 poin, diikuti oleh Lampung (55,56), Jawa Barat (50,00), Banten (44,44), dan Sulawesi Utara (Sulut) (38,89). (Art)

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved