Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Pelaku UMKM di Malalayang Beach Walk di Manado Keluhkan Soal Tempat Sempit dan Harga Sewa Mahal

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pantai Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara mengeluh.

Petrick/Tribun Manado
Pelaku UMKM yang berjualan di Malalayang Beach Walk Manado 

Apalagi saat ini tempat duduk yang disediakan pemerintah hanya terbatas. Waktu saya jualan dulu, kursi saya tiga lusin itu terpakai semua.

Sekarang tempa duduknya sedikit, dan dipakai secara umum, jadi beberapa pengunjug juga enggan membeli karena tempat duduk sudah full.

Saya mau pake kursi sendiri, tapi mau taruh dimana, jadi ya sudah seperti ini. Saya akui tempat ini bagus sekali, tapi apa daya bagus tapi penghasilan kami justru menurun, bukan membantu rakyat, tapi menyulitkan menurut saya," keluh Alberti.

Pelaku UMKM di Malalayang Beach Walk berharap adanya solusi dari pihak terkait.

Seperti pengelola atau pemerintah setempat, untuk memperbaiki situasi ini.

Ia berharap ada pembenahan terhadap kondisi tempat berjualan agar dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk berdagang.

Pantauan Tribunmanado.co.id, semua penjual di MBW berada di dalam satu bangunan semi outdoor.

Bangunan tersebut terbagi menjadi 27 petak, yang ditempati oleh para penjual.

Baca juga: Cerita Alberti Kanaka, UMKM di Malalayang Beach Walk Manado, Raup Omzet hingga Jutaan Rupiah

Baca juga: Potret Para Penjual di Malalayang Beach Walk 1 Manado Sulawesi Utara

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved