Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

UMKM Sulut

Cerita Alberti Kanaka, UMKM di Malalayang Beach Walk Manado, Raup Omzet hingga Jutaan Rupiah

Kisah Alberti Kanaka (63), seorang pelaku UMKM di tempat wisata Malalayang Beach Walk`, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Petrick/Tribun Manado
Alberti Kanaka (63), salah satu pelaku UMKM di tempat wisata Malalayang Beach Walk Kota Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah Alberti Kanaka (63), salah satu pelaku UMKM di tempat wisata Malalayang Beach Walk, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Kepada Tribunmanado.co.id di acara podcast mobile (Rabu, 17/1/2024) Alberti membagikan kisahnya sebagai seorang pelaku UMKM.

Alberti dan istri telah berjualan sejak tahun 1986 sampai saat ini.

Ia katakan tahun tersebut sangat berbeda dengan sekarang.

"Banyak yang berubah, kalau dulu dari pagi hingga pagi lagi selalu ramai," jelasnya.

Berawal dari menjual berbagai gorengan seperti pisang, ubi, ubi jalar dan lainnya.

Kemudian mulai mencoba menjual makanan berat seperti nasi campur, dan tinutuan (bubur Manado).

"Kami juga jual minuman kopi, teh, saraba (air jahe), dan lainnya," kata Alberti.

Ia bercerita, mereka membuka usaha sejak pukul 06:00 hingga 22:00 setiap harinya.

"Bahkan kadang-kadang harus bertahan hingga tengah malam saat akhir pekan tiba," katanya sambil mengelap keringat.

Hasil jerih payah mereka tak sia-sia.

Berkat usaha keras dan ketekunan, Alberti dan istri berhasil membangun rumah sendiri.

Bahkan bisa menyekolahkan empat anak mereka hingga menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah atas (SMA).

"Walaupun tidak sampai ke perguruan tinggi, setidaknya sudah punya ijazah SMA supaya mereka bisa melamar pekerjaan diberbagai tempat," ucapnya.

Alberti pernah mengalami puncak pendapatan pada hari-hari akhir pekan, yang menyentuh angka Rp 2 juta per hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved