Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Palestina vs Israel

Remaja Israel Banyak yang Menolak Masuk IDF, Ini Alasannya

Bukan tanpa risiko, penolakan tersebut membuat dirinya mendekam di penjara. Ia dijebloskan ke penjara oleh pihak berwenang Israel selama 30 hari.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
(Time of Israel)
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan tengah melakukan inspeksi atau sidak ke markas pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang berada di jalur Gaza Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Serangan Israel ke Palestina tak kunjung berhenti.

Hal ini membuat remaja banyak yang menolak bergabung dengan Pasukan Pertahanan Israel atau IDF.

Tal Mitnick (18), merupakan salah satu remaja yang menolak.

Bukan tanpa risiko, penolakan tersebut membuat dirinya mendekam di penjara.

Ia dijebloskan ke penjara oleh pihak berwenang Israel selama 30 hari.

Jika terus menolak, masa hukuman Mitnick bisa diperpanjang.

"Saya yakin bahwa pembantaian tidak bisa mengatasi masalah pemabantaian," ujar Mitnick di luar pos militer tel HaShomer yang menjadi tempat dia dipenjara, dikutip dari Sputnik News.

"Kekerasan tidak bisa mengatasi kekerasan. Dan inilah alasan saya menolaknya," katanya menjelaskan.

Sikap berani Mitnick ini membuat kawan-kawannya tergerak untuk mengikuti jejak pemuda itu.

Mereka tergabung dalam sebuah kelompok bernama Mesavrot atau 'Kami Menolak'.

Mesavrot adalah salah dari sejumlah jaringan para "aktivis dan eks penolak wajib militer".

Tujuannya ialah "mendukung penolakan secara politik dan mendorong adanya diskusi tentang penolakan di antara warga Israel".

"Saya tidak bedinas di militer bukan berarti saya mendukung Hamas. Saya bukan pendukung Hamas," kata seorang anggota Mesarvot yang berumur 17 tahun.

Dia mengatakan akan menolak bergabung dengan militer ketika umurnya sudah memenuhi syarat untuk mengikuti wajib militer.

Baca juga: GPT Kristus Gembala Manembo Minahasa Sulawesi Utara Gelar Ibadah Awal Tahun Baru 2024

Baca juga: Kalender Jawa Besok Selasa 2 Januari 2024, Weton Selasa Pon, Melambangkan Ini

"Tapi perang saat ini adalah perang balas dendam terhadap seluruh warga Gaza, bukan hanya Hamas," ucapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved