Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan di Lembeh

Kronologi dan Identitas Korban Kecelakaan di Lembeh Bitung, Siswi SMP Bonceng 3 Tewas Masuk Jurang

Kecelakaan yang melibatkan satu pengendara motor dan mengakibatkan 3 orang meninggal dunia.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
kolase Tribun Manado/Ho Camat Lembeh Utara
Kronologi dan identitas korban Kecelakaan di Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa (28/11/2023). Siswi SMP bonceng 3 meninggal setelah korban dan motor yang ditungganginya masuk jurang. 

Mulai dari sebelum berkendara, saat berkendara, dan setelah berkendara atau berhenti di area turunan.

Sebelum berkendara pastikan bahwa seluruh komponen fungsi rem di kendaraan kita harus berfungsi dengan baik, mulai dari kampas rem, disc brake, kaliper, oli rem, dan lampu rem itu sendiri.

Semua harus selalu dipastikan dalam kondisi yang prima agar pengoperasian kita optimal saat menggunakan rem tersebut.

Saat berkendara, juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengoperasikan rem di sepeda motor, seperti postur tubuh dan teknik pengereman.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma mengatakan, bicara tentang fungsi rem, terkadang seseorang beranggapan bahwa fungsi rem harus selalu siap digunakan dengan menaruh jari di handle rem agar selalu siap digunakan.

Padahal yang seharusnya dilakukan adalah tetap mengepal pada stang kemudi dan hanya menggunakan handle rem saat pengoperasian atau diperlukan.

“Saat menggunakan rem, terdapat beberapa teknik untuk melakukan pengereman yang baik dan benar demi menjaga keselamatan, terutama pada jalan yang menurun. Terkadang masih banyak pengendara yang belum memahami teknik-teknik ini, terutama untuk pengendara sepeda motor, dan terdapat beberapa cara khusus untuk pengereman di kontur tertentu,” ujar Ludhy.

Dalam kondisi jalan yang menurun, sebaiknya pengendara tidak terlalu sering menggunakan rem atau standby di handle rem agar tidak terjadi blong atau kehilangan daya saat pengereman benar-benar diperlukan.

Kita bisa melakukan pengereman untuk mengurangi kecepatan dengan perlahan menarik handle rem atau menginjak tuas rem sesekali.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari panas berlebih pada kaliper rem yang dapat mengurangi performa fungsi pengereman atau menyebabkan rem blong.

Jika menggunakan motor manual atau sport kita juga bisa memanfaatkan engine brake dari kendaraan dengan menggunakan gigi rendah agar mesin lebih tertahan dan fungsi kerja pengereman menjadi lebih terbantu.

Namun, jika menggunakan motor matic, sebaiknya segera mengurangi kecepatan begitu melihat kontur jalan yang menurun agar kecepatan dapat dengan mudah dikontrol tanpa harus terlalu sering menggunakan rem.

Sebaiknya menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan agar pengereman lebih optimal.

Setelah motor berhenti di area turunan, selalu turunkan kaki kiri setelah motor berhenti, dan juga selalu injak rem belakang atau tarik tuas rem belakang dengan porsi tekanan lebih besar dari rem depan agar motor tetap berhenti dengan stabil dan roda belakang tidak terangkat.

“Satu hal lagi yang paling penting adalah, selalu gunakan helm dan jaket serta perlengkapan berkendara lainnya secara lengkap agar dapat mengurangi dampak negatif saat kita mengalami kecelakaan, selalu cari aman saat kita berpergian kemana pun,” tutup Ludhy.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id 

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved