Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penganiayaan di Minahasa

Kronologi Dugaan Penganiayaan Seorang Guru di Minahasa Sulawesi Utara, Korban Sempat Dimaki-maki

Korban dan pelaku pun diduga saling kenal. Pasalnya, pelaku merupakan suami dari salah satu guru bantu di sekolah tempat SG bekerja.

Editor: Isvara Savitri
IST Tribun Wow
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang guru di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, diduga dianiaya.

Informasi tersebut sempat viral di media sosial.

Pelakunya diduga berinisial JK alias Joli.

Ia merupakan warga Kelurahan Rerewokan, Kecamatan Tondano Barat, Minahasa.

Sedangkan korban berinisial SG merupakan warga Kelurahan Tounsaru, Kecamatan Tondano Selatan, Minahasa.

Korban dan pelaku pun diduga saling kenal.

Pasalnya, pelaku merupakan suami dari salah satu guru bantu di sekolah tempat SG bekerja.

Penganiayaan diduga terjadi di salah satu rumah dinas di SD di Tondano, Selasa (24/10/2023) sekitar pukul 07.15 Wita.

Korban menjelaskan kronologi singkat kejadian bahwa saat itu dirinya hendak memarkirkan kendaraan melewati rumah dinas yanh ditempati pelaku dan istrinya.

"Pagi itu karena sudah tidak ada parkiran di bawah, saya parkir mobil di atas, otomatis mau masuk sekolah harus lewat rudis itu," ujar SG kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (31/10/2023).

Baca juga: Chord Just Us - James Arthur - Kunci Gitar C

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier Besok Kamis 2 November 2023: Sagitarius Masa Sulit Berakhir

Saat korban hendak lewat, dirinya sudah diteriaki oleh pelaku dengan kalimat makian, namun, korban mencoba menghiraukan dan terus berjalan.

"Tapi tiba-tiba pelaku mendorong saya, sempat terjadi adu mulut, pelaku menarik saya, kemudian membenturkan saya di pintu. Tak sampai disitu, dia kembali membuka pintu dan menarik saya keluar dari rudis,” jelas SG.

Dari perbuatan terduga pelaku, korban mengalami luka lebam di lengan sebelah kanan, dan pundak sebelah kanan.

"Bahkan, sebelum melakukan penganiayaan ini pelaku sudah pernah memaki-maki saya di depan orang-orang tua murid beberapa bulan yang lalu," ungkap SG.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, korban pun melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib karena dinilai telah mangancam keselamatan korban.

Ilustrasi penganiayaan. Orang tua aniaya anaknya hingga babak belur.
Ilustrasi penganiayaan. Orang tua aniaya anaknya hingga babak belur. (http://www.ladbible.com)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved