Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Night Life

Kisah Wanita Malam di TKB Manado Sulawesi Utara: Dapat Izin Suami, Tetap Bekerja Saat Hamil

Pengunjung, penjual, hingga tukang bersih-bersih angkat kaki dari sana. Ada jeda sejenak lantas tempat itu berubah jadi sarang prostitusi.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/10/2023) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sulit memisahkan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) di Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dari prostitusi. 

Kendati Pemkot Manado sudah berupaya menata taman tersebut untuk mengembalikannya pada fungsi semula sebagai sarana hiburan keluarga dan tempat menjalin tali silaturahmi, prostitusi terus lanjut di malam hari. 

Para pelaku prostitusi tetap eksis, seiring beratnya beban hidup dan tingginya permintaan. 

Malam kian larut.

Kemeriahan menjauhi TKB, Jumat (20/10/2023).

Pengunjung, penjual, hingga tukang bersih-bersih angkat kaki dari sana. 

Ada jeda sejenak lantas tempat itu berubah jadi sarang prostitusi. 

Para wanita muda yang sebelumnya menyepi di pinggir taman itu, tampil ke permukaan. 

Mereka menempati taman kecil di samping tugu depan TKB

Duduk di sana, para wanita berusia 20-30an ini memamerkan kecantikan dan tubuh di balik balutan baju dan celana jeans ketat. 

Tribunmanado.co.id melintasi mereka dan tak terdengar panggilan seperti biasa. 

Mereka sepertinya asyik dengan dunia sendiri.

Tribunmanado.co.id pun duduk di taman yang terpisah belasan meter dari sana.

Beberapa menit kemudian datang seorang pria yang diperkirakan masih berusia remaja. 

"Om mau main," katanya. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved