Manado Night Life
Kisah Pengemudi Taksi Perahu Malam di Manado Bernama Yunan, Pernah Ketemu Wanita di Tengah Laut
Waktu padat penumpang sebentar lagi dan para pengemudi perahu taksi duduk di atas perahu masing-masing. Mereka bercakap-cakap dengan serius.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
"Malam hari biasanya lebih kuat anginnya, ini membuat arus lumayan. Kita pun harus mendayung dengan kuat," ujar dia.
Jika arus terlalu kuat, ia harus dibantu seorang lagi.
Di tengah wawancara, Yunan terbatuk, tangan ia dekapkan di dada.
"Dingin juga mengganggu saya. Di sini dingin sekali kalau malam, saya selalu sedia jaket hangat," ujar dia menunjuk sebuah kain di ujung perahu.
Gangguan lain adalah orang mabuk.
Banyak yang sudah menenggak miras sebelum naik perahu.
"Akibatnya ada yang sampai jatuh ke air," katanya.
Yunan juga kerap mendapat kunjungan tak terduga.
Sementara mendayung perahu, ia sering melihat penampakan wanita di air.
"Ya maklum ini kan Kuala Jengki yang banyak orang mati hanyu. Kalau begitu sih biasa, tapi yah tidak mengganggu. Ada wanita di air dan dermaga," kata dia.
Sudah puluhan tahun menjalani pekerjaan itu, namun Yunan kadang tak kuasa menahan kantuk.
Ini terjadi terutama kala hujan dan ia merasa kelelahan.
"Ngantuk juga kadang menerpa, makanya perlu kopi dan rokok," kata dia.
Yunan menunjuk sebuah tempat di depannya.
Di situ ada gelas, stoples, dan termos.

Perjuangan Driver Ojol di Kota Manado Sulawesi Utara, Bekerja Tanpa Henti Hingga Larut Malam |
![]() |
---|
Kisah Suami di Dunia Malam Manado Sulawesi Utara, Istri Wajib Setor Uang Setiap Hari |
![]() |
---|
Kisah Wanita Malam di TKB Manado Sulawesi Utara: Dapat Izin Suami, Tetap Bekerja Saat Hamil |
![]() |
---|
Kisah Atang, Tukang Gunting Rambut Malam Hari di Minut, Pernah Cat Rambut Pelanggan Dini Hari |
![]() |
---|
Pertarungan Kehidupan Malam di Manado Sulawesi Utara, Usia 19 vs 60 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.