Manado Sulawesi Utara
Pengunjung dan Pedagang Keluhkan Toilet Umum di Pasar Bersehati Manado Tak Bisa Digunakan
Toilet umum di dalam Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara hingga saat ini tak bisa digunakan.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Toilet umum di dalam Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara hingga saat ini tak bisa digunakan.
Hal itu membuat sejumlah pengunjung Pasar Bersehati mengeluh.
Pasalnya, toilet umum tersebut jadi tidak bisa digunakan karena saluran pembuangannya sudah penuh.
Hal ini disampaikan oleh Dian, salah satu pengunjung di Pasar Bersehati.
"Kata penjaga toilet umum yang di dalam lapak bahan pokok itu belum bisa digunakan karena macet kemungkinan sudah penuh," ujar Dian, Jumat (8/9/2023).
Kata Dian hal ini seharusnya secepatnya diperbaiki karena toilet banyak pengunjung yang datang ke Pasar.
"Kalau boleh secepatnya diperbaiki, karena toilet di sini Pasar Bersehati hanya berapa sedangkan yang datang di Pasar Bersehati banyak sekali orang," tuturnya.
Senada Indah, salah satu pedagang mengungkapkan seharusnya secepatnya diperbaiki toilet macet tersebut.
toilet itukan salah satu kebutuhan yang paling penting dan mendesak.
Apalagi toilet di Pasar Bersehati Manado hanya dibangun hanya sekitar 6 saja.
"Kalau boleh PD Pasar cepat atasi masalah ini agar tidak macet lagi," tuturnya.
Baca juga: Gempa Bumi Hari Ini di Jawa Barat, Info BMKG Terkini Jumat 8 September 2023, Baru Guncang Bandung
Baca juga: Kronologi Kawin Tangkap di Sumba Barat Daya, Seorang Wanita Dibawa Kabur, 4 Orang Pelaku Diamankan
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Kisah Fajar, Penjahit di Calaca Kota Manado, Merajut Hidup di Balik Jarum dan Benang selama 30 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.